RADAR BOGOR - Sejumlah wilayah Kabupaten Bogor tengah diguyur APBN melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).
Di bawah pengawasan Ditjen Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah (BBWS) Ciliwung - Cisadane Kementerian PUPR, proyek irigasi ini dibangun melalui mekanisme padat karya masyarakat.
Salah satunya di Kampung Pasir Tengah, Desa Pancawati, Caringin, Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai Legok Pancawati.
Ketua P3A Mitra Cai Legok Pancawati, Rusdi menuturkan, peningkatan irigasi ini melibatkan 11 orang pekerja dari warga setempat.
Baca Juga: 14 Pejabat Pemkab Bogor Dilantik, Ada Camat hingga Kepala UPTD, Berikut Daftarnya
Bangunan pondasi irigasi sepanjang 400 meter dan tinggi 60 cm ini, diharapkan dapat memperlancar aliran irigasi untuk sawah dan kebun sekitar 5 hektar.
"Kami bersyukur setiap petani pemilik lahan yang dilintasi, dengan ikhlas menghibahkan tanahnya untuk pondasi dan pelebaran irigasi," ujar Rusdi, Kamis, 16 Juli 2026.
Selama ini, lanjut Rusdi, air selalu meluap ke badan jalan saat hujan deras. Akibatnya, jalan menjadi rusak dan lahan pesawahan tidak teraliri air dengan baik.
"Kalau terus dibiarkan akan berdampak pada kegagalan panen, sehingga kami bersyukur dengan program ini," ungkapnya.
Rusdi menargetkan pekerjaan proyek irigasi ini rampung selama 25 hari sejak dimulai pada hari Sabtu, 11 Juli 2026 lalu.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Kementerian PUPR dan para wakil rakyat yang setiap tahun rutin menyalurkan program perbaikan irigasi," imbuhnya.
Program senilai Rp195 juta per titik ini juga dilakukan di wilayah barat Kabupaten Bogor. Seperti di Desa, Hambaro, Nanggung.
Saluran irigasi yang dibangun Kelompok Tani (Poktan) Harapan Jaya ini untuk meningkatkan percepatan laju air menuju area pertanian pesawahan Blok Ciparahu dan Blok Daud.
Pembangunan saluran irigasi tersier berkelanjutan berbasis swakelola itu, kini tengah berlangsung pengerjaannya.
"Tidak memperlancar jalannya air menuju area pertanian, ini juga mendukung keterlibatan tenaga lokal di lingkungan, otomatis ekonomi pun berjalan," imbuh Ketua Poktan Harapan Jaya, Opik Julpikor.(cok)
Editor : Eka Rahmawati