RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengungkap alasan belum terealisasinya pembangunan Mini Zoo di Hutan Kota Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto menyampaikan bahwa, pembangunan Mini Zoo Pemkab Bogor belum dibangun karena ada sejumlah pertimbangan.
Pertimbangan itu, kata dia, seperti misalnya ketika Mini Zoo dibangun, maka akan mengorbankan tanaman pohon jati yang harus ditebang.
"Karena banyak pohon jati yang akan kita korbankan, makanya kita masih solusi apakah akan tetap dibangun di situ atau kita mencari tempat lain dibangun Mini Zoo," ungkapnya, Kamis, 30 Juli 2026.
Baca Juga: Ngariung Series 4 Bapperida Kabupaten Bogor Bahas Inovasi Berbasis Produk Unggulan Daerah
Namun begitu, kata dia, meski Mini Zoo tak dibangun di hutan kota, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa opsi tempat lain.
"Ada beberapa opsi lain, tetapi masih kita matangkan kira-kira di mana saja lokasi untuk Mini Zoo," ujarnya.
Taman Safari Indonesia (TSI) dikabarkan siap mendukung pembangunan Mini Zoo Pemkab Bogor. Namun Eko menyebut, pemerintah masih menunggu kepastian lokasi untuk dibangun.
"Banyak pohon jati yang sudah kita tanam dikorbankan atau ditebang, sebenarnya itu alasannya belum kita bangun Mini Zoo nya karena pohon jati termasuk ada hutan kota juga," paparnya.
"Makanya kita sedang mencari solusi apakah Mini Zoo tetap di situ atau kita cari tempat lain," sambungnya.
Mini Zoo direncanakan akan dibangun minimal seluas 2 hektare dengan menggunakan APBD.
Dengan kendala yang dihadapi itu, Eko menuturkan pembangunan Mini Zoo tersebut tidak akan dibangun pada tahun 2026.
"Ga mungkin tahun ini, karena pertimbangan itu, banyak hutan kota yang harus kita tebang," pungkasnya.(abl)
Editor : Eka Rahmawati