RADAR BOGOR - Siapa sangka, kerja keras seorang anak petani hortikultura dari Sumatera Utara mampu mengantarkannya menjadi lulusan terbaik di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Kisah itu datang dari Evelyn Egidia Sitopu, mahasiswa Program Studi Agribisnis IPB University, yang sukses meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99.
Prestasi tersebut, mengantarkan Evelyn menyandang predikat Lulusan Terbaik Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University pada prosesi wisuda yang digelar di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, 15 Juli 2026.
Baca Juga: Euforia Jelang HUT RI ke-81, Pedagang Bendera Musiman Menjamur di Kota Bogor
Keberhasilan itu, menjadi bukti bahwa latar belakang keluarga bukanlah batas untuk menggapai pendidikan tinggi dan prestasi akademik.
Berangkat dari Mimpi Besar Anak Petani
Evelyn berasal dari Pematang Siantar, Sumatera Utara, dan merupakan putri dari keluarga petani hortikultura.
Setelah menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Raya, ia berhasil diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) University melalui jalur SBMPTN, yang kini dikenal sebagai SNBT.
Kesempatan kuliah tersebut semakin terbuka berkat dukungan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, sehingga beban biaya pendidikan keluarganya dapat berkurang.
Dalam keterangannya, Evelyn Egidia Sitopu, Lulusan Terbaik Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, mengaku bersyukur dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa membebani orang tuanya.
"Saya bersyukur menjadi salah satu yang lolos melalui jalur SBMPTN dan memperoleh beasiswa KIP Kuliah sehingga dapat meringankan beban biaya kuliah orang tua yang bermata pencaharian sebagai petani," ujar Evelyn dikutip dari laman resmi IPB.
Kuliah Bukan Sekadar Mengejar Nilai
Bagi Evelyn, masa kuliah bukan hanya tentang memperoleh nilai tinggi, tetapi juga kesempatan untuk membentuk karakter, memperluas pengalaman, dan meningkatkan kemampuan diri.
Ia mengatakan berbagai aktivitas di luar ruang kuliah justru menjadi bekal penting dalam perjalanan akademiknya.
"Di IPB University, saya tidak hanya memperoleh ilmu di ruang kelas, tetapi juga bertumbuh melalui organisasi, kompetisi, penelitian, dan berbagai kesempatan untuk mengembangkan diri. Tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara akademik dan berbagai aktivitas lainnya, yang mengajarkan saya tentang disiplin, manajemen waktu, serta pentingnya konsistensi," tuturnya.
Memilih Agribisnis karena Ingin Majukan Pertanian Indonesia
Kecintaannya terhadap dunia pertanian menjadi alasan utama Evelyn memilih Program Studi Agribisnis.
Baca Juga: Resep Oseng Jamur yang Nagih dan Praktis Bisa Ditiru di Rumah
Menurutnya, bidang tersebut memberikan pemahaman menyeluruh mengenai rantai bisnis pertanian, mulai dari penyediaan sarana produksi, proses budidaya, pengolahan hasil, pemasaran, hingga penciptaan nilai tambah bagi masyarakat.
Evelyn menilai reputasi IPB University sebagai kampus unggulan di bidang pertanian menjadi tempat yang tepat untuk mengembangkan kompetensinya.
"Dengan reputasi IPB sebagai institusi terkemuka di bidang pertanian, saya yakin dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor agribisnis Indonesia," katanya.
Aktif Berorganisasi dan Mengasah Jiwa Kepemimpinan
Selain berprestasi di bidang akademik, Evelyn juga aktif mengikuti berbagai organisasi kemahasiswaan.
Ia tercatat, sebagai anggota Forum for Scientific Students (Forces), IPB Finance Club (IFC), serta Gugus Disiplin Asrama (GDA) PKU 59.
Berbagai pengalaman tersebut membantunya mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan berorganisasi yang menjadi bekal penting memasuki dunia profesional.
IPB Jadi Tempat Bertumbuh dan Mengabdi
Di akhir masa studinya, Evelyn menilai IPB University telah memberikan lebih dari sekadar pendidikan akademik.
Menurutnya, kampus menjadi ruang untuk membangun karakter, memperkuat integritas, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
"IPB bukan hanya tempat saya menimba ilmu, tetapi juga tempat saya bertumbuh sebagai individu. Belajar di kampus ini mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus membentuk karakter yang berintegritas, adaptif, dan peduli terhadap lingkungan sekitar," ungkap Evelyn.
Baca Juga: Sekolah Film Desa Hadir di Cigombong Bogor, Buka Ruang Pemuda Belajar Sinema
Perjalanan Evelyn Egidia Sitopu menjadi inspirasi bahwa kerja keras, konsistensi, dan semangat belajar mampu membuka jalan menuju prestasi.
Dari keluarga petani hortikultura di Sumatera Utara, ia berhasil membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih ketika kesempatan dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim