RADAR BOGOR – Dampak musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino masih dirasakan masyarakat Kabupaten Bogor.
Hingga 31 Juli 2026, wilayah terdampak kekeringan terus bertambah sehingga Pemkab Bogor menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan dan mengintensifkan distribusi air bersih ke sejumlah daerah yang mengalami krisis air.
Berdasarkan data terbaru, sedikitnya 11 kecamatan dan 21 desa terdampak kekeringan.
Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor menggandeng LAZ Rabbani dalam penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang kesulitan memperoleh akses air layak.
Pengajuan bantuan air bersih kepada LAZ Rabbani dilakukan setelah Dinas Sosial menerima hasil asesmen dan laporan dari lapangan yang menunjukkan tingginya kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah terdampak.
Kondisi tersebut mendorong perlunya kolaborasi dengan berbagai pihak agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
Baca Juga: Lahan Pertanian di Kota Bogor Menyusut, Anggota Komisi IV DPR Minta Izin Perumahan Dikendalikan
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bogor, R. Dudi Wigena Santana, menjelaskan kerja sama tersebut dibangun melalui koordinasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan distribusi bantuan.
Menurutnya, Dinas Sosial bersama BPBD terlebih dahulu melakukan pendataan dan asesmen terhadap wilayah yang mengalami krisis air bersih.
Hasil identifikasi itu kemudian menjadi dasar rekomendasi lokasi prioritas yang disampaikan kepada LAZ Rabbani untuk penyaluran bantuan.
"Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah desa, kecamatan, serta unsur terkait lainnya. Tujuannya agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang paling membutuhkan dan penyalurannya berjalan tepat sasaran," ujar Dudi.
Ia menambahkan, keberadaan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau.
"Pasokan air bersih ini sangat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadirannya menjadi bentuk respons cepat dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan masih berlangsung," jelasnya.
Baca Juga: Jalan Provinsi Penuh Debu Imbas Pembangunan, Siswa SD di Parung Panjang Bogor Kena Dampak
Dudi berharap sinergi antara Pemkab Bogor dan LAZ Rabbani tidak berhenti pada penanganan kekeringan, tetapi juga terus diperkuat dalam berbagai kegiatan penanggulangan bencana lainnya.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan semakin erat. Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar bantuan dapat disalurkan dengan cepat, tepat sasaran, dan berkesinambungan," pungkasnya.
Dinsos mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tinggi atas perhatian yang diberikan LAZ Rabbani membantu pemerintah daerah untuk penanganan bencana kekeringan di beberapa kecamatan dan desa di Kabupaten Bogor. (***)
Editor : Yosep Awaludin