RADAR BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan penanganan medis terhadap warga yang diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis atau MBG dilakukan secara maksimal.
Rudy sebelumnya meninjau langsung ke Puskesmas Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 7 Agustus 2026 dini dan mengatakan segera mendatangi fasilitas kesehatan tersebut setelah memperoleh laporan mengenai sejumlah warga di Kecamatan Dramaga yang mengalami gejala diduga akibat keracunan makanan.
Setibanya di lokasi, ia memeriksa kondisi pasien serta berkoordinasi dengan petugas medis mengenai langkah penanganan yang telah dilakukan.
Baca Juga: Ayo Ikutan Kirab Merah Putih di Bogor, Ada Flashmob Poco-Poco Rekor Dunia Guinness World Record juga
Pemkab Bogor memastikan seluruh warga yang terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa perlu mengkhawatirkan biaya pengobatan. Pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya perawatan bagi warga yang diduga mengalami keracunan makanan.
Selain itu, pemantauan terhadap kondisi pasien terus dilakukan untuk memastikan setiap warga memperoleh pelayanan medis yang diperlukan sampai kondisi kesehatannya kembali pulih.
"Seluruh biaya pengobatan warga yang diduga mengalami keracunan menjadi tanggung jawab Pemkab Bogor. Kami tentu berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor," kata Rudy.
"Untuk pengobatan bagi yang terduga keracunan semua ditanggung oleh Pemkab Bogor dan tentunya kami memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor," ujar Rudy dalam keterangannya di laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber atau penyebab kejadian tersebut. Sebagai bagian dari proses pemeriksaan, sampel makanan yang diduga berkaitan dengan kejadian telah diamankan untuk menjalani pengujian lebih lanjut.
Berdasarkan data terakhir, terdapat 29 warga yang diduga mengalami keracunan makanan. Jumlah tersebut terdiri atas 25 pasien yang telah menjalani perawatan sebelumnya dan 4 pasien tambahan yang masuk mulai pukul 07.30 WIB.
Kondisi mayoritas pasien terus membaik, meski demikian, seluruh warga yang masih menjalani perawatan akan tetap berada dalam pengawasan petugas kesehatan sampai dinyatakan pulih.
Editor : Eka Rahmawati