Pemkab Bogor Siapkan Rp142 Miliar Bangun Embarkasi Haji, Desain Mirip Zamzam Tower

Muhammad Ali • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:31 WIB
Embarkasi haji yang akan dibangun di kawasan Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
(Foto: Dzikri/Radar Bogor)
Embarkasi haji yang akan dibangun di kawasan Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Dzikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor menyiapkan anggaran Rp142 miliar untuk membangun embarkasi haji dan umrah di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan embarkasi haji menjadi penting mengingat jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai lebih dari 5,6 juta jiwa.

Kondisi tersebut membuat Kabupaten Bogor selalu mendapatkan kuota haji yang besar setiap musim haji.

Pada tahun ini, Kabupaten Bogor mendapatkan kuota sebanyak 3.450 jemaah.

Karena itu, Pemkab Bogor mendorong agar pembangunan embarkasi haji dapat segera direalisasikan.

Dengan adanya embarkasi haji sendiri, calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor nantinya tidak perlu lagi singgah di Embarkasi Haji Pondok Gede sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 3 Baru Cair di Mandiri dan BNI, KKS BRI-BSI Diminta Waspadai Hal Ini

“Insyaallah nanti tahun 2027-2028, kita melihat kemampuan keuangan daerah, apabila memungkinkan dan syukur-syukur pemerintah pusat membantu, kita ingin Kabupaten Bogor memiliki embarkasi haji sendiri,” ujar Rudy, Sabtu 22 Agustus 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor Eko Mujiarto mengatakan, pembangunan bangunan tujuh lantai itu dialokasikan melalui APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp142 miliar.

Menurutnya, proyek tersebut sebenarnya direncanakan dapat dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan.

Namun, keterbatasan waktu pelaksanaan membuat pembangunan diundur hingga 2027.

“Faktor waktu yang tidak cukup untuk membuat hotel, karena kita proses lelang dan tahapan lainnya, waktunya tinggal sekitar enam bulan,” kata Eko.

Ia menjelaskan, proses lelang pembangunan ditargetkan mulai dilakukan pada Desember 2026.

Setelah tahapan lelang selesai, pekerjaan fisik diharapkan sudah dapat dimulai pada Januari 2027.

Eko menambahkan, bangunan embarkasi haji dan umrah tersebut dirancang dengan konsep yang disebut menyerupai Zamzam Tower di Mekkah, konsep tersebut disiapkan untuk mendukung pelayanan bagi jemaah haji maupun umrah asal Kabupaten Bogor.

Penundaan pembangunan, kata dia, dilakukan agar seluruh tahapan pekerjaan dapat dipersiapkan dengan lebih matang, pemkab Bogor tidak ingin proyek tersebut dipaksakan sehingga hasil pembangunan tidak maksimal.

“Kalau dipaksakan sekarang, khawatir tidak maksimal. Jadi kita undur tahun depan supaya waktu pengerjaannya lebih cukup,” tuturnya.

Baca Juga: Saldo Bansos BPNT Tiba-tiba Mencapai Rp4 Juta, Ternyata Ini Penjelasannya

Sementara itu, lokasi pembangunan embarkasi haji berada di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, masjid tersebut berdiri di atas lahan seluas 2,6 hektare dengan anggaran pembangunan mencapai Rp112 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025.

Masjid Raya Nurul Wathon juga dilengkapi Menara Tauhid setinggi 99 meter serta miniatur Ka’bah yang digunakan untuk kegiatan manasik haji, sejumlah ornamen yang berkaitan dengan Ka’bah turut melengkapi kawasan tersebut sebagai penunjang kegiatan keagamaan. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
embarkasi haji pemkab bogor Masjid Nurul Wathon