RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan empat ruas jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Pembangunan tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan pembangunan infrastruktur pada era kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto tidak hanya difokuskan pada penanganan jalan rusak.
Lebih dari itu, pembangunan IJD Bogor diarahkan untuk membentuk jaringan jalan yang saling terhubung dan mampu membuka akses ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Karnaval Kemerdekaan RW 17 Villa Asri 1 Bogor Meriah, Warga Adu Kreativitas Kostum dan Kreasi RT
Empat ruas yang masuk dalam program tersebut yakni Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede, Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong, Tanjungsari-Sukawangi, serta Babakan Madang-Pasir Angin.
“Penanganan ruas Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede diarahkan untuk memperkuat konektivitas pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dengan wilayah Bojonggede dan kawasan sekitarnya,” ujar Ajat.
Ruas Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede nantinya juga direncanakan terkoneksi dengan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang). Integrasi tersebut diharapkan membentuk jaringan yang menghubungkan Cibinong, Bojonggede, hingga koridor Bomang.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Rapel hingga Rp3,6 Juta, Cek Saldo KKS Anda
Konektivitas kawasan tersebut turut didukung rencana pembangunan Flyover Bomang.
Infrastruktur itu diharapkan dapat mengurangi hambatan akibat perlintasan rel sekaligus memperlancar akses menuju pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong.
Sementara itu, rekonstruksi Jalan Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong diarahkan untuk memperkuat akses di wilayah Bogor Barat.
Peningkatan jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendorong perkembangan ekonomi di kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Baca Juga: Bukan Cuma Bansos PKH BPNT, 2 Bantuan Ini Juga Masih Cair hingga September
“Peningkatan akses tersebut diharapkan mendukung penguatan desa sekaligus membuka ruang bagi munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor,” kata Ajat.
Untuk wilayah Bogor Timur, Pemkab Bogor menyiapkan rekonstruksi Jalan Tanjungsari-Sukawangi. Ruas ini dinilai strategis karena mengarah ke kawasan perbatasan Kabupaten Cianjur.
Peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan memperlancar distribusi masyarakat maupun aktivitas ekonomi antardaerah. Dengan akses yang semakin baik, kawasan timur Kabupaten Bogor diharapkan memiliki peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih besar.
Baca Juga: Bansos Tiba-tiba Ter-Exclude? Ini Alasan dan Cara Mengaktifkan Kembali PKH dan BPNT 2026
Adapun ruas Babakan Madang-Pasir Angin diproyeksikan menjadi salah satu jalur alternatif di kawasan Sentul dan sekitarnya.
Jalur tersebut diharapkan dapat membantu mengurai arus kendaraan sekaligus memperkuat konektivitas Babakan Madang, Pasir Angin, Citeureup, hingga jaringan jalan menuju kawasan Puncak.
Ajat menyebut empat ruas IJD tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan konektivitas yang lebih luas.
Jaringan jalan tersebut dirancang untuk menghubungkan pusat pemerintahan dengan wilayah barat, timur, kawasan strategis Sentul, hingga daerah perbatasan.
Baca Juga: Bukan Cuma Bansos PKH BPNT, 2 Bantuan Ini Juga Masih Cair hingga September
Sementara itu, dalam satu tahun pertama kepemimpinan Rudy Susmanto, Pemkab Bogor mencatat pembangunan dan peningkatan jalan mencapai 516,83 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka akses menuju kawasan-kawasan yang sebelumnya masih memiliki keterbatasan infrastruktur.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga