Pemkab Bogor Siap Bangun 4 Ruas IJD, Mulai dari Tegar Beriman hingga Puncak

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:56 WIB
Jalan Raya Babakan Madang-Pasir Angin. Pemkab Bogor terus melakukan konektivitas antar wilayah dengan menyambung atau meningkatkan kualitas di antaranya Babakan Madang menuju Pasir Angin, Gadog. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Jalan Raya Babakan Madang-Pasir Angin. Pemkab Bogor terus melakukan konektivitas antar wilayah dengan menyambung atau meningkatkan kualitas di antaranya Babakan Madang menuju Pasir Angin, Gadog. (Hendi Novian/Radar Bogor)
RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan empat ruas jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) guna perkuat konektivitas antar kawasan serta membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan, pembangunan infrastruktur tidak sekadar memperbaiki jalan rusak, melainkan membentuk jaringan konektivitas yang lebih merata.

‎Adapun, kata Ajat, ruas tersebut meliputi Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede, Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong, Tanjungsari-Sukawangi, serta Babakan Madang-Pasir Angin.

‎"Penanganan ruas Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede diarahkan untuk memperkuat konektivitas pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dengan wilayah Bojonggede dan kawasan sekitarnya," ujar Ajat, Selasa, 25 Agustus 2026.

Baca Juga: Puncak Gunung Putri Bogor Punya Tiga Potensi Wisata, Dinas Kebudayaan Siapkan Kajian

‎Ajat menuturkan, ruas itu juga direncanakan terhubung dengan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), sehingga membentuk jaringan antara Cibinong, Bojonggede, dan koridor Bomang.

‎Kemudian, konektivitas itu juga nantinya diperkuat dengan rencana pembangunan Flyover Bomang untuk mengatasi hambatan akibat perlintasan rel sekaligus membuka akses yang lebih lancar menuju pusat pemerintahan di Cibinong.

‎Tak hanya itu, untuk rekonstruksi Jalan Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas Bogor Barat yang menjadi salah satu fokus pembangunan infrastruktur pemerintah daerah.

‎"Peningkatan akses tersebut diharapkan mendukung penguatan desa sekaligus membuka ruang bagi munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor," jelasnya.

‎Lalu, rekonstruksi Jalan Tanjungsari-Sukawangi diarahkan untuk meningkatkan konektivitas Bogor Timur, terutama menuju kawasan perbatasan Kabupaten Cianjur.

‎Peningkatan ruas itu diharapkan membuka jalur distribusi masyarakat dan kegiatan ekonomi antar daerah, sehingga wilayah timur Kabupaten Bogor memiliki akses yang semakin baik.

‎Adapun rekonstruksi jalur strategis Babakan Madang-Pasir Angin diproyeksikan menjadi bagian dari jaringan alternatif di kawasan Sentul dan sekitarnya.

‎Jalur tersebut diharapkan membantu distribusi arus lalu lintas sekaligus memperkuat hubungan Babakan Madang, Pasir Angin, Citeureup, hingga jaringan jalan menuju kawasan Puncak.

‎Ajat menjelaskan empat ruas IJD tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk membangun konektivitas dari pusat pemerintahan hingga wilayah barat, timur, kawasan strategis Sentul, serta daerah perbatasan.

‎Ia menambahkan, dalam satu tahun pertama Kepemimpinan Rudy Susmanto, Pemkab Bogor mencatat pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 516,83 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah.

‎"Pembangunan itu diarahkan untuk meningkatkan konektivitas antar kecamatan, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa, sekaligus membuka akses terhadap kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan infrastruktur," pungkasnya.(abl)

Editor : Eka Rahmawati
IJD bogor puncak Tegar Beriman pemkab