3 Tahun Menanti, Jalan Kampung Angreman Bogor Akhirnya Dibeton

Muhammad Nasir Arbain • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB
Jalan Kampung Angreman, RW 10, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor dibeton.
Jalan Kampung Angreman, RW 10, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor dibeton.

RADAR BOGOR - Penantian panjang warga Kampung Angreman, RW 10, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, akhirnya terbayar. 

Setelah lebih dari tiga tahun mengusulkan perbaikan, jalan desa di wilayah tersebut kini mulai dibangun dengan konstruksi beton.

Pembangunan jalan yang menghubungkan RW 10 Kampung Angreman dengan RW 06 Kampung Kebon Cau itu direalisasikan melalui program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) tahun anggaran 2026.

Baca Juga: Pj Kades Cikuda Bogor Punya Target Khusus 6 Bulan

Bagi warga, pembangunan ini bukan sekadar membuat jalan terlihat lebih baik.

Akses tersebut menjadi jalur penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga dan kegiatan perekonomian.

3 Tahun Warga Menunggu Perbaikan Jalan

Ketua RW 10 Desa Kertajaya, Tamim, mengatakan perbaikan jalan tersebut telah lama menjadi harapan warga.

Selama lebih dari 3 tahun, masyarakat terus mengusulkan agar jalan desa itu mendapat perhatian dan segera diperbaiki.

Tamim mengaku bersyukur karena usulan warga akhirnya terealisasi pada 2026 melalui bantuan dana Samisade.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Camat Rumpin, Kepala Desa Kertajaya serta seluruh pihak yang turut mendukung terealisasinya pembangunan jalan tersebut.

Menurut Tamim, pembangunan jalan beton ini membuat warga merasa lega karena akses yang selama ini dinantikan akhirnya mulai dibenahi.

Betonisasi Tahap Pertama Capai 400 Meter

Sekretaris Desa Kertajaya, Ahmad Rivai menjelaskan, pembangunan jalan penghubung tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Samisade tahap pertama tahun 2026.

Menurut Ahmad Rivai, pada tahap pertama, anggaran Samisade sebesar 60 persen digunakan untuk membangun jalan dengan konstruksi betonisasi.

Pembangunan tersebut memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar 3 meter. 

Baca Juga: Oli Motor Matic Rembes di Bagian Kanan Mesin? Ini Cara Mengatasinya

Ahmad Rivai mengatakan, pembangunan jalan tersebut belum berhenti pada tahap pertama. 

Pekerjaan akan dilanjutkan melalui tahap kedua program Samisade sehingga akses antara Kampung Angreman dan Kampung Kebon Cau dapat tersambung dan dimanfaatkan secara lebih optimal.

Ia berharap, kondisi jalan yang semakin baik dapat membuat mobilitas warga menjadi lebih mudah, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Kertajaya.

Dengan akses yang lebih memadai, Ahmad Rivai menilai kegiatan warga akan menjadi lebih lancar, efektif, dan efisien.

Pada akhirnya, peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan ikut mendorong kesejahteraan masyarakat.

Camat Rumpin Minta Pembangunan Sesuai Aturan

Sementara itu, Camat Rumpin Icang Aliudin mengatakan hingga Senin, 14 September 2026, baru dua desa di wilayah Kecamatan Rumpin yang telah melaksanakan launching sekaligus pembangunan infrastruktur melalui program Samisade.

Kedua desa tersebut adalah Desa Cipinang dan Desa Kertajaya.

Icang meminta seluruh pemerintah desa di Kecamatan Rumpin yang mendapatkan program Samisade agar melaksanakan pembangunan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Menurutnya, program tersebut harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, proses pembangunan perlu dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Icang juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas pekerjaan agar hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Ia berharap pembangunan infrastruktur desa melalui Samisade tidak hanya memperbaiki akses warga, tetapi juga memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Rumpin.

Dengan dimulainya betonisasi jalan di Kampung Angreman, harapan warga yang selama bertahun-tahun menunggu perbaikan kini mulai menemukan titik terang.

Pembangunan tahap berikutnya pun dinantikan agar akses penghubung antarkampung tersebut dapat semakin optimal digunakan masyarakat. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
rumpin bogor jalan