Tebing Dekat Rumah Warga Bogor Rawan Longsor, Desa Puraseda Bangun TPT Pakai Bankeu 2026

Septi Nulawam Harahap • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 21:21 WIB
Salah satu tebing yang pernah terjadi longsor di Desa Puraseda, Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Foto: Pemdes Puraseda
Salah satu tebing yang pernah terjadi longsor di Desa Puraseda, Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Foto: Pemdes Puraseda

RADAR BOGOR – Ancaman longsor menjadi perhatian Pemerintah Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kondisi geografis wilayah yang banyak memiliki tebing, termasuk yang berada di dekat permukiman, membuat sejumlah titik membutuhkan penanganan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun Tebing Penahan Tanah (TPT) di titik yang sebelumnya sempat mengalami longsor. Pembangunan tersebut dibiayai melalui Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Tahun 2026.

Sebelum diperbaiki, material longsor dari tebing di Leuwiliang Bogor tersebut sempat hampir menutup akses utama jalan desa. Kondisi itu juga menimbulkan kekhawatiran lantaran lokasi tebing berada tidak jauh dari rumah warga.

Baca Juga: Antisipasi Dampak El Nino, Bansos Tambahan Pangan Disalurkan September 2026

Melalui pembangunan TPT, pemerintah desa berupaya memperkuat struktur tebing sekaligus mengurangi potensi longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan mengganggu akses mobilitas warga.

Kepala Desa Puraseda, Asep Ruhiyat, mengatakan bantuan keuangan yang diterima desa diarahkan untuk pembangunan infrastruktur yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berupaya agar bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan TPT ini, karena sebelumnya kondisi tebing cukup mengkhawatirkan dan berpotensi mengancam rumah warga serta akses jalan desa,” ujar Asep, Rabu, 16 September 2026.

Baca Juga: Sisa Panen Tak Lagi Terbuang, Warga Kampung Sampay Bogor Diajak Bikin Kompos untuk Kebun Pekarangan

Menurutnya, pembangunan TPT dilakukan secara bertahap sebagai langkah memperkuat tebing di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan longsor.

Penanganan tersebut dinilai penting bukan hanya untuk menjaga keselamatan warga yang tinggal di sekitar tebing, tetapi juga memastikan jalan desa tetap dapat digunakan dengan aman.

Asep berharap keberadaan TPT dapat membuat struktur tebing lebih kokoh dan menekan risiko longsor, terutama saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Angelina Sondakh Bagikan Kisah Bangkit dari Cobaan di Bogor, Alquran Disebut Jadi Sumber Kekuatan

“Mudah-mudahan dengan dibangunnya TPT ini, masyarakat merasa lebih aman dan akses jalan juga bisa tetap terjaga,” tandasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bogor Bankeu longsor TPT