Danone Indonesia Gandeng Pemkot Bogor, UMKM Lokal Didorong Naik Kelas Lewat Damping Award

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 09:20 WIB
Direktur Komunikasi Danone Indonesia, Arif Mujahidin bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim
Direktur Komunikasi Danone Indonesia, Arif Mujahidin bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim

RADAR BOGOR – Pelaku UMKM Kota Bogor mendapat peluang baru untuk mengembangkan kapasitas dan memperluas jaringan usaha melalui program Damping Award yang digagas Danone Indonesia.

Program Danone itu akan dikolaborasikan dengan Pemkot Bogor sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM, sekaligus mendorong pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan daya saing dan berkembang ke level yang lebih tinggi.

Direktur Komunikasi Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan Damping Award bukan sekadar ajang pemberian penghargaan kepada pelaku usaha.

Sejak pertama kali dijalankan pada 2020 bersama Kampus Bisnis Umar Usman, program tersebut juga dirancang sebagai wadah pembinaan dan pendampingan bagi UMKM.

“Damping Award merupakan penghargaan bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia yang mengikuti program pembinaan. Untuk UMKM Kota Bogor nanti ada penghargaan khusus, di mana Wali Kota Bogor akan menjadi salah satu dewan jurinya,” ujar Arif Mujahidin.

Melalui kolaborasi tersebut, Danone Indonesia juga membuka peluang untuk terlibat dalam berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan UMKM di Kota Bogor.

Baca Juga: Game Edukasi Unik KRABAT ISYARAT Ciptaan SMKN 4 Bogor, Cara Seru Belajar Bahasa Isyarat

Arif menjelaskan, peserta Damping Award yang telah mengikuti rangkaian pembinaan nantinya akan diminta memaparkan perkembangan bisnis mereka di hadapan dewan juri.

Setelah tahap presentasi, peserta akan menjalani proses kurasi dan penilaian untuk menentukan pelaku usaha yang dinilai memiliki perkembangan terbaik.

Program ini terbuka bagi UMKM dari berbagai sektor, baik kuliner maupun nonkuliner.

Menurut Arif, keberhasilan UMKM tidak semestinya hanya dilihat dari pertumbuhan omzet.

Aspek pengetahuan bisnis, kemampuan manajemen, pengelolaan keuangan, hingga kemampuan membangun jaringan juga menjadi bagian penting dalam proses pengembangan usaha.

“Harapannya melalui kegiatan ini UMKM bisa naik kelas, bukan hanya dari sisi omzet, tetapi juga pengetahuan, manajemen, pengelolaan keuangan, dan kemampuan dalam membangun jejaring,” katanya.

Pemkot Bogor Dorong UMKM Ikut Damping Award

Rencana kerja sama tersebut mendapat sambutan positif dari Wali Kota Bogor Dedie Rachim.

Ia menilai keterlibatan Danone Indonesia dapat memperkuat berbagai upaya Pemkot Bogor dalam mengembangkan sektor UMKM.

Menurut Dedie, kolaborasi tersebut dapat mendukung program pembinaan pelaku usaha yang selama ini dijalankan Pemkot Bogor, termasuk pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL).

Selain itu, penguatan UMKM juga dinilai sejalan dengan upaya menjadikan Bogor sebagai City of Gastronomy, terutama dalam mengembangkan potensi usaha lokal di bidang kuliner.

Baca Juga: Sering Disepelekan! Ini Pentingnya Mengganti Filter Udara dan Filter Kabin Mobil Secara Berkala

Dedie pun meminta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor untuk mendorong pelaku UMKM agar memanfaatkan kesempatan tersebut.

Ia menilai keterlibatan dalam program Damping Award dapat memberikan manfaat lebih luas, terutama dalam membuka akses jejaring bisnis dengan pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

Program Damping Danone Sudah Jangkau Ribuan UMKM

Program Damping bukan merupakan program baru bagi Danone Indonesia. Inisiatif tersebut telah berjalan sejak 2020 dan dikembangkan bersama Kampus Bisnis Umar Usman.

Selama pelaksanaannya, program Damping disebut telah menjangkau lebih dari 6.000 penerima manfaat serta memberikan pendampingan kepada sekitar 3.000 UMKM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pendampingan diberikan melalui sejumlah kegiatan, mulai dari pelatihan kewirausahaan, coaching clinic, inkubasi bisnis, pembukaan akses pasar, hingga pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman sebelumnya juga telah menyelenggarakan berbagai batch program Damping untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Pada 2021, program tersebut tercatat telah menjangkau lebih dari 3.800 peserta UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaannya turut melibatkan puluhan mentor dan pelatih bisnis untuk memberikan pendampingan kepada para peserta.

Baca Juga: Sering Disepelekan! Ini Pentingnya Mengganti Filter Udara dan Filter Kabin Mobil Secara Berkala

Tidak hanya berfokus pada penguatan kemampuan bisnis secara konvensional, program Damping juga diarahkan untuk membantu UMKM menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Dalam upaya memperluas kemampuan digital pelaku usaha, Danone pernah menggandeng platform teknologi SIRCLO.

Kolaborasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus membantu UMKM memperluas akses pasar melalui kanal daring.

Dengan kolaborasi bersama Pemkot Bogor melalui Damping Award, program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas UMKM Kota Bogor sehingga lebih kompetitif, memiliki jaringan usaha yang lebih luas, serta mampu berkembang secara berkelanjutan. (***)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor umkm danone indonesia pemkot bogor