RADAR BOGOR - Rencana Pemerintah Kota Bogor mengubah Jalan Cipinang Gading menjadi satu arah tak berjalan mulus. Inisiatif ini mendapat penolakan dari pengusaha angkot.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan penolakan itu disampaikan pengusaha angkot saat rapat perdana yang berlangsung di Paseban Naraya Balai Kota, Jumat (10/4/2025).
“Tadi hasilnya belum clear. Karena beberapa pengusaha angkot komplain. Karena berpotensi mengurangi penghasilan mereka,” ungkap Jenal kepada Radar Bogor.
Meski begitu, Pemkot Bogor tak patah arang. Jenal menyebut Dinas Perhubungan (Dishub) akan berkomunikasi kembali dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Kelompok Kerja Sub Unit (KKSU).
Ia menerangkan rencana perubahan arus lalu lintas ini bertujuan untuk menangani kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Cipinang Gading.
Kemacetan acap timbul lantaran lebar jalan yang sempit berbanding terbalik dengan jumlah kendaraan yang sangat banyak.
Seperti yang diketahui jalan itu saat ini digunakan sebagai jalur alternatif pengganti Jalan Saleh Danasasmita yang ditutup karena ambles.
“Apalagi skema ini tidak akan dilakukan seharian penuh. Hanya lima jam saja. Dari pukul 04.00-09.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Saat anak sekolah dan pekerja berangkat maupun pulang,” terangnya. (fat)
Editor : Alpin.