RADAR BOGOR - Rute baru TransJabodetabek P11 yang menghubungkan Terminal Cidangiang, Kota Bogor dengan Blok M, Jakarta Selatan, disambut antusias warga. Sejak resmi beroperasi pada Kamis (5/6/2025), layanan ini langsung menarik perhatian warga yang biasa beraktivitas di Jakarta.
Izul, warga Kota Bogor yang menjajal rute ini untuk pertama kalinya, mengaku senang dengan kehadiran moda baru ini. Biasanya ia menggunakan KRL dan angkot untuk bekerja, tetapi kini ia punya opsi lain yang lebih praktis.
“Senang banget bisa coba TransJabodetabek Bogor–Blok M. Ini pilihan bagus buat kerja. Semoga layanan ini terus jalan. Harganya pun cuma Rp3.500, murah banget,” ujarnya.
Noel, penumpang lain yang juga ikut mencoba, menyebut layanan ini sebagai alternatif menarik untuk pelancong maupun warga biasa. Meski ia bukan pengguna harian, ia merasa layanan ini bisa memperkuat jaringan transportasi umum antarwilayah.
“Biasanya saya naik MRT atau LRT. Sekarang ada ini, enak juga buat wisata atau jalan-jalan. Transformasi antarmoda jadi makin lancar,” katanya.
Bus TransJabodetabek rute P11 menempuh perjalanan antara 90 hingga 110 menit, tergantung kondisi lalu lintas. Rutenya melintasi Sentul Bellanova, Citeureup, Cibubur, Pancoran (halte Koridor 9 dan 13), lalu masuk ke Terminal Blok M jalur 5.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, kehadiran TransJabodetabek menjadi solusi bagi warga yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi. Dengan tarif murah dan layanan memadai, masyarakat kini memiliki pilihan transportasi umum yang lebih layak.
“Ini alternatif utama bagi warga yang biasa bolak-balik Jakarta–Bogor. Nyaman, murah, tepat waktu. Kami ingin standar layanan transportasi warga Bogor setara dengan Jakarta,” ujarnya.
Daud Joseph, Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, menyampaikan kesuksesan layanan ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Semakin banyak pengguna, maka peningkatan layanan akan lebih memungkinkan.
“Biaya penyelenggaraannya tidak murah. Tapi kalau masyarakat kompak beralih ke transportasi umum, manfaatnya bisa jauh lebih besar. Jika peminatnya meningkat, kita bisa tambah armada dan frekuensi,” kata Daud.
Layanan ini beroperasi pukul 05.00 hingga 22.00 WIB, dengan 16 unit bus dan headway sekitar 15 menit. Pembayaran dilakukan menggunakan kartu uang elektronik. (uma)
Editor : Eka Rahmawati