RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor terus berupaya meningkatkan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS untuk menekan angka penularan serta dampaknya di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan hal ini dilakukan salah satunya dengan layanan pemeriksaan dan diagnosa HIV/AIDS serta pemeriksaan Infeksi Menular Seksual (IMS) gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit.
"Kota Bogor kini memiliki layanan pemeriksaan dan diagnosa HIV/AIDS serta pemeriksaan Infeksi Menular Seksual (IMS) gratis di 25 Puskesmas, 22 RS, dan 10 klinik yang telah mendapatkan pelatihan khusus," bebernya kepada Radar Bogor.
Tak hanya deteksi dini, Dinkes juga menyediaka layanan pengobatan ARV gratis tersedia di seluruh puskesmas serta delapan rumah sakit dan dua klinik yang telah ditunjuk.
Melalui langkah ini, Retno berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mempercepat upaya pencegahan dan pengobatan bagi penderita HIV/AIDS.
"Karena tantangan terbesar dalam menangani penyakit HIV di wilayah Kota Bogor ialah pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait HIV yang masih rendah, stigma dan diskriminasi sosial, keterbatasan pendanaan, tantangan psikologis dan sosial pada ODHIV, pemantauan ODHIV yang berdomisili di luar Kota Bogor dan tantangan kolaborasi dari berbagai pihak," ungkap Retno.
Ia berharap ke depan semakin banyak orang memiliki pengetahuan yang benar tentang HIV. Mulai dari cara penularan, cara pencegahan, hingga pentingnya tes HIV secara rutin.
Berkurangnya stigma dan diskriminasi, kolaborasi lintas sektor yang kuat, serta penularan virus HIV dapat menurun sehingga kasus HIV baru juga dapat menurun.(fat)