Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tak Ingin Sekadar Ajang Tahunan, Pemkot Bogor Ingin Libatkan Mojang Jajaka dalam Pembangunan Kota

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 22 Juli 2025 | 13:29 WIB
Penampilan Mojang Jajaka Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Penampilan Mojang Jajaka Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat.

RADAR BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan pentingnya pelibatan para Mojang Jajaka dalam agenda pembangunan kota, khususnya di sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.

Pernyataan ini disampaikan Jenal Mutaqin setelah perhelatan Grand Final Mojang Jajaka Jawa Barat 2025 di Trans Convention Centre, Bandung, pada Minggu, 20 Juli 2025.

Zahran Nazmi Fadlurohman dan Syaharani Martiza Hakim adalah perwakilan Kota Bogor di ajang Mojang Jajaka tersebut.

“Prestasi mereka membuktikan bahwa anak muda Bogor punya potensi besar. Ke depan, kami ingin Mojang Jajaka tidak hanya aktif saat kompetisi, tapi juga dilibatkan dalam kegiatan nyata pembangunan daerah,” ujar Jenal.

Zahran yang merupakan lulusan SMAN 1 Kota Bogor berhasil masuk 10 besar dan menyabet gelar Juara Harapan III serta Duta Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat. Sementara Syaharani meraih gelar Dokter Muda Berpengaruh.

Menurut Jenal, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk menguatkan peran Mojang Jajaka sebagai duta muda Kota Bogor.

“Mereka bisa menjadi penggerak literasi budaya, promosi pariwisata, serta agen kreatif di tengah masyarakat,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Iendra Sofyan, menyampaikan Moka bukan hanya ajang pemilihan, tetapi juga ruang lahirnya gagasan pembangunan dari generasi muda.

“Tahun ini kami menerima banyak ide orisinal dari para peserta. Ini harus ditindaklanjuti, jangan sampai hanya berhenti di panggung. Pemerintah kota/kabupaten perlu membantu mereka mewujudkannya,” ujarnya.

Ia menyarankan agar ide-ide tersebut bisa dikembangkan dalam bentuk proposal program dan diarahkan menjadi proyek nyata melalui kolaborasi lintas sektor.

Sekarang, pemkot Bogor sedang memikirkan berbagai cara untuk melibatkan alumni Mojang Jajaka dalam pemasaran tempat wisata, pengembangan usaha mikro kecil dan program pendidikan budaya di sekolah-sekolah.

Dengan langkah ini, Pemkot Bogor berharap peran Mojang Jajaka bisa bertransformasi dari simbol seremonial menjadi kekuatan strategis pembangunan kota berbasis kreativitas dan kearifan lokal. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Mojang Jajaka #Jenal Mutaqin