RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menggelar penandatanganan Pakta Integritas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, kegiatan tersebut berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis 18 September 2025.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 182 pegawai Setda Kota Bogor, mulai dari jajaran asisten, kepala bagian, kasubag, hingga pegawai berstatus PPPK dan PKWT.
Wujud Nyata Pencegahan KKN
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan bahwa penandatanganan Pakta Integritas bukanlah acara simbolis semata, melainkan langkah konkret untuk mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Pakta integritas ini adalah komitmen nyata, baik dari individu maupun organisasi, demi membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Menurut Denny, melalui penandatanganan ini, akan tercipta penguatan tata kelola pemerintahan di Kota Bogor.
Integritas, etika kerja, serta profesionalisme pegawai menjadi dasar penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas.
“Ini langkah nyata untuk meningkatkan integritas dan etika kerja, menjaga transparansi dan akuntabilitas, serta memperkuat komitmen profesionalisme dalam pelaksanaan setiap tugas dan fungsi pemerintahan,” jelasnya.
Ajak Jajaran Setda Jaga Komitmen Bersama
Denny juga mengajak seluruh pegawai Setda Kota Bogor untuk menjaga komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan semangat kebersamaan, Denny berharap aparatur pemerintah mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kota Bogor.
“Dengan kebersamaan ini, mari kita jaga integritas dan terus berkontribusi untuk mewujudkan Kota Bogor yang lebih baik,” pungkasnya. ***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim