RADAR BOGOR - Belasan pelajar terjaring razia oleh jajaran personel Polresta Bogor Kota.
Belasan peljar ini keciduk menumpangi truk tangki saat pulang sekolah di Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor, Senin 27 Oktober 2025.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito mengatakan prilaku tersebut sangat membahayakan keselamatan. Dan berpotensi mengundang aksi tawuran antar pelajar.
“Mereka akhirnya kami berhentikan dan diberikan sanksi berupa push up sepuluh kali, agar tidak mengulangi lagi, lalu kami suruh pulang mereka,” kata Iptu Lukito.
Mayoritas pelajar yang menunpangi truk itu berasal dari jenjang pendidikan SMP.
Iptu Lukito menerangkan sopir truk sudah melarangnya, namun mereka memaksa.
“Sopirnya mengaku sudah melarang, tapi karena jalan sedang padat dan truk berjalan pelan, mereka langsung naik begitu saja,” terang Iptu Lukito pada Radar Bogor.
Iptu Lukito menuturkan, tindakan menumpang truk selain membahayakan diri sendiri juga berpotensi menimbulkan tawuran antar pelajar.
Karena itu, pihaknya mengimbau agar siswa langsung pulang setelah jam sekolah selesai.
“Kalau sudah jam pulang sekolah, sebaiknya langsung pulang ke rumah. Kalau dijemput, tunggu orang tua, atau gunakan kendaraan umum seperti Trans Pakuan, angkot, atau transportasi online,” tegasnya.
Ia menambahkan, petugas akan terus melakukan pengawasan di titik-titik rawan tempat pelajar biasa melintas.
Upaya itu dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Kalau sampai terjadi sesuatu, yang disalahkan biasanya sopirnya. Jadi kami minta orang tua dan pihak sekolah juga ikut mengingatkan anak-anaknya,” pungkasnya.(bay)
Editor : Alpin.