Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Laju Transjabodetabek Hanya 50 KM per Jam, Penumpang di Kota Bogor Ngeluh Suka Pegal-pegal

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 26 November 2025 | 14:40 WIB
Seorang penumpang yang hendak menggunakan jasa Transjabodetabek di Halte Damri Botani Square, Kota Bogor.
Seorang penumpang yang hendak menggunakan jasa Transjabodetabek di Halte Damri Botani Square, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Kecepatan laju armada Transjabodetabek dibatasi. Moda transportasi umum antar wilayah itu tidak diporbelahkan memacu lebih dari 50 Km/Jam.

Kebijakan tersebut menua pro dan kontra. Tidak sedikit diantara para penumpang yang mengeluh dengan pembatasan laju kecepatan Transjabodetabek.

Kondisi tersebut seperti yang dikeluhkan oleh Novelia Anastasya. Mahasiswa asal Bogor itu kerap merasakan pegal-pegal karena laju kendaraan yang dinilai terlalu lambat.

“Kalau lagi cape, terus Transjakartanya penuh, kita kan harus berdiri kadang suka merasa pegal-pegal,” kata Novelia saat ditemui Radar Bogor di Halte Damri Botani Square.

Novalia sendiri sudah tiga bulan menjadi penumpang setia Transjabodetabek. Moda tranportasi umum itu jadi andalannya untuk menuntut ilmu.

Biasanya dia naik Transjabodetabek dari Halte Citereup menuju Halte Damri Botani Square. Novalia berharap pembatasan laju Transjabodetabek dapat dipertimbangkan.

“Kalau pelayanannya si bagus. Petugasnya juga ramah-ramah. Nah kalau lagi ga cape sebetulnya biasa aja kalau lambat begitu. Karena saya masih muda juga,” bebernya.

Keluhan soal lambatnya laju Transjabodetabek juga sempat viral di media sosial.

Seorang penumpang sampai merekam kecepatannya. Dia mengeluh karena kerap terlambat masuk kerja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembatasan laju Transjabodetabek rupanya memiliki alasan.

Pihak pengelola mengklaim langkah tersebut bagian dari upayanya untuk memberikan kenyamanan.(bay)

Editor : Alpin.
#kota bogor #transjabodetabek #kecepatan