RADAR BOGOR – Bazar UMKM di Perumahan Bukit Cimanggu City (BCC), Kota Bogor, kembali digelar pada Sabtu–Minggu, 3–4 Januari 2026.
Kegiatan bertajuk Pasar Swalayan BCC ini diserbu ratusan warga yang berdatangan sejak pagi hingga siang hari.
Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana bazar terlihat ramai. Sejumlah stan tampak dipadati pengunjung, sementara transaksi jual beli berlangsung silih berganti.
Warga terlihat berburu berbagai kebutuhan, mulai dari makanan hingga barang kebutuhan rumah tangga.
Pasar Swalayan BCC diselenggarakan oleh Komunitas E Marketplace Bukit Cimanggu City.
Kegiatan ini menjadi lanjutan dari bazar UMKM yang sebelumnya digelar pada November 2025 dan dinilai berhasil menarik minat masyarakat.
Ketua Komunitas E Marketplace BCC Pasar Swalayan, Imam Laksana Irawan, mengatakan bazar ini bertujuan untuk memberdayakan dan menggerakkan roda perekonomian warga, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil di lingkungan perumahan. Seluruh peserta UMKM merupakan warga yang tinggal di kawasan BCC.
“Animonya sangat tinggi. Yang mendaftar lebih dari 300 UMKM, tapi untuk saat ini baru bisa kami tampung 52 pelaku usaha karena keterbatasan tempat,” kata Imam saat ditemui Radar Bogor, Sabtu 3 Januari 2026.
Beragam produk dijajakan dalam Pasar Swalayan BCC, mulai dari makanan dan minuman, makanan ringan dan berat, produk fesyen, hingga kebutuhan pokok dan sembako.
Sejumlah pelaku UMKM mengaku dagangan mereka cepat habis, bahkan ada yang ludes sebelum bazar berakhir.
Pasar Swalayan BCC digelar di ruas jalan samping Blok AA, Kluster Greenland, Bukit Cimanggu City.
Imam menyebut bazar UMKM ini mendapat dukungan dari developer PT Perdana Japura Prima, yang menyediakan fasilitas dan lokasi penyelenggaraan.
Ke depan, Pasar Swalayan BCC direncanakan menjadi agenda rutin dengan pelaksanaan satu bulan sekali.
Selain itu, khusus pada bulan Ramadan, bazar direncanakan digelar lebih intensif, yakni sekitar 20 hari.
“Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan. Harapannya, Pasar Swalayan BCC bisa menjadi wadah tetap bagi UMKM warga untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian keluarga,” pungkasnya. (uma)
Editor : Alpin.