RADAR BOGOR - Perbaikan lubang menganga di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor terpaksa ditunda. Kondisi ini dipicu akibat adanya kabel dengan tegangan yang cukup tinggi.
Penilik PPK 5.2 Kementrian PU, Ivan Beni mengatakan ada 7 buah kabel di bawah lubang Jalan Sholeh Iskandar. Tegangan kabel masing-masing mencapai 150 Kwh.
“Kabel tersebut ada di kedalaman 2 sampai tiga meter. Salah satu kabelnya mengarah langsung ke Istana. Jadi sementara tidak bisa melanjutkan pengerjaan,” jelas Ivan soal lubang di Jalan Sholeh Iskandar.
Ivan menjelaskan jika pengerjaan tetap dilakukan akan sangat berbahaya. Kabel dengan tegangan tinggi tersebut bisa berpotensi meledak.
“Tidak hanya bagi kami pekerjanya, tapi juga pengguna jalan yang lain. Kemungkinan terburuknya itu meledak sampai bisa membakar alat,” terang Ivan.
Hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil kajian dari PLN. Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan. Pertama relokasi kabel, menghentikan aliran listrik sementara waktu.
“Jadi kemarin sempat ngobrol dengan teman PLN di Kota Bogor bahwasannya PLN masih belum bisa memutuskan entah itu mau direlokasi atau diputus sementara,” ujarnya.
Jika rekomendasi sudah keluar, Ivan memberikan garansi pihaknya akan segera melanjutkan pengerjaan. Proses ini ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan.
“Kalau untuk pengerjaan sendiri kita targetkan dua minggu sebelum hari raya kita maksimalkan sudah selesai,” kata Ivan saat ditemui Radar Bogor di Jalan Sholeh Iskandar.
Ivan pun turut menceritakan terkait pemicu adanya lubang. Hal itu disebutnya akibat adanya gorong gorong di bawah jalan yang tersambung dari jalan Tol Borr.
“Salah satu pipa betonnya entah itu rusak atau hilang. Jadi tanah di atasnya karena ada aliran yang cukup deras mengalir akhirnya erosi dan beban yang ada di atasnya tidak kuat menahan,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin