Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Masuk Karisma Event Nusantara 2026, BSF Cap Go Meh Bogor Makin Kukuh Jadi yang Terbesar di Indonesia

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 3 Maret 2026 | 23:54 WIB

Meriahnya puncak perayaan Bogor Street Festival Cap Go Meh di Jalan Suryakencana Kota Bogor, Selasa, 3 Maret 2026 malam.
Meriahnya puncak perayaan Bogor Street Festival Cap Go Meh di Jalan Suryakencana Kota Bogor, Selasa, 3 Maret 2026 malam.

RADAR BOGOR – Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) 2026 semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu perayaan Cap Go Meh terbesar di Tanah Air. Tahun ini, event budaya kebanggaan Kota Bogor tersebut resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Plakat KEN diserahkan langsung oleh perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI pada malam puncak sekaligus parade BSF CGM 2026, Selasa 3 Maret 2026.

Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Suryakencana hingga Gang Aut dan Padasuka untuk menyaksikan kemeriahan acara yang dimulai dari depan Vihara Dhanagun.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya, menyebut perayaan Cap Go Meh di Indonesia memang digelar di sejumlah kota besar tetapi menurutnya, yang terbesar selama ini hanya ada dua.

“Di Indonesia ini ada cukup banyak kota yang dikenal perayaan Cap Go Meh-nya meriah seperti Surabaya, Bandung, Manado dan Bekasi. Tapi yang dianggap terbesar di Indonesia ini adalah dua yaitu Singkawang dan Kota Bogor,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Bogor ini menilai kekuatan utama Bogor selama ini terletak pada kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah kota, tetapi tahun ini ada hal yang lebih istimewa.

“Istimewanya tidak hanya soal kolaborasi, tapi toleransinya, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, teman-teman panitia menyesuaikan dengan sangat cantik dan elegan, Ada bazar Ramadhan, waktunya pun setelah salat tarawih,” kata Bima Arya.

Ia menambahkan, bangsa Indonesia saat ini membutuhkan lebih banyak momen kebersamaan di tengah berbagai tantangan global dan potensi perbedaan.

“Kalau kita berangkat hanya dari perbedaan, tidak akan ada ujungnya. Kita harus memperkuat kebersamaan, dan malam ini kebersamaan itu kita jahit bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyampaikan perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor telah berlangsung sebanyak 24 kali. Secara total, tradisi ini seharusnya digelar 27 kali, namun tiga kali sempat tertunda akibat bencana tsunami, letusan gunung berapi, dan pandemi COVID-19.

“Ini adalah bentuk komitmen masyarakat Bogor untuk menguatkan toleransi, keberagaman, dan mempererat silaturahmi antarumat beragama serta antarunsur masyarakat,” ujarnya.

Dedie menjelaskan, Ramadhan tahun ini menjadi yang pertama Cap Go Meh bertepatan dengan bulan puasa. Karena itu, nuansa Ramadan sangat terasa dalam rangkaian kegiatan, termasuk santunan dan buka puasa bersama anak yatim, hingga fenomena “war takjil” yang ramai selama tiga hari pelaksanaan.

Ia memastikan, masuknya BSF CGM dalam KEN 2026 membawa dampak signifikan bagi perekonomian. Okupansi hotel meningkat, UMKM bergeliat, dan ratusan pelaku UMKM dilibatkan secara gratis dalam kegiatan tersebut.

Selain Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Cap Go Meh di Jalan Suryakencana juga dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Selain Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Cap Go Meh di Jalan Suryakencana juga dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Bahkan saya mendengar ada stand yang omzet hariannya di atas Rp20 juta, luar biasa, jadi event ini bukan hanya pelestarian budaya dan tradisi, tetapi juga berdampak positif bagi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Malam puncak parade sendiri berlangsung meriah dengan iring-iringan barongsai, liong, kesenian Nusantara, hingga nuansa Islami yang mengiringi jalannya pawai. Antusiasme masyarakat pun tetap tinggi selama acara berlangsung meski sempat diguyur hujan. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #cap go meh #Karisma Event Nusantara