Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cerita Warga Bogor Berburu Lailatul Qadar, Ada yang Sampai Bawa Tiker dan Bantal ke Masjid

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 16 Maret 2026 | 23:48 WIB

Jemaah memadati Masjid As Sofia Kota Bogr untuk berburu Lailatul Qodar.
Jemaah memadati Masjid As Sofia Kota Bogr untuk berburu Lailatul Qodar.

RADAR BOGOR - Memasuki 10 hari terakhir Ramadhan 1447 Hijriah sejumlah masjid di Kota Bogor dipadati jemaah yang melaksanakan I’tikaf, momen ini mereka manfaatkan untuk berburu lailatul qadar.

Kondisi tersebut seperti halnya yang nampak terjadi di Masji As Sofia, Kota Bogor. Tempat ibadah yang ada di Jalan RE Martadinata itu jadi lokasi favorit warga untuk i’tikaf.

Pantauan Radar Bogor di lokasi, jemaah yang melaksanakan i’tikaf di Masjid As Sofia cukup membeludak, halaman yang biasanya kosong melompong kini berubah jadi lautan manusia.

Jemaah yang datang berasal dari berbagai kalangan, baik tua maupun muda, mereka memiliki satu misi yang sama, yakni mendapatkan keutamaan lailatul qadar.

Satu di antara mereka bahkan ada yang memboyong keluarganya untuk bermalam di Masjid As Sofia, langkah ini seperti yang dilakukan oleh Indah, warga asal Cimanggu.

Setiap pulang kerja ia rutin datang ke Masjid As Sofia, perempuan berusia 35 tahun itu bahkan sampai membawa alas tambahan untuk kenyamanan i’tikafnya.

“Kita bawa alas-alas tambahan bed cover, bantal untuk anak-anak. Bawa peralatan salat, peralatan makan, dan cemilan anak-anak,” kata Indah pada Radar Bogor.

Selama iktikaf, jemaah biasanya mengisi waktu dengan berbagai ibadah seperti qiyamul lail, salat, mengaji, berdoa hingga berdzikir.

Indah mengatakan, motivasi utamanya menjalani iktikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah untuk mengejar malam Lailatul Qadar yang diyakini lebih baik dari seribu bulan.

“Karena kita meyakini di 10 malam terakhir ada malam Lailatul Qadar, kita tidak tahu kapan datangnya, makanya saya sangat mengusahakan datang ke sini untuk mengejarnya,” tuturnya.

Ia juga sengaja mengajak anak-anak agar mereka mulai terbiasa dengan kegiatan ibadah di masjid sejak dini.

“Ini juga jadi pembelajaran untuk anak-anak, memang orang tua pengennya khusyuk, tapi ini supaya anak-anak belajar mencintai masjid dan ikut itikaf. Mungkin sekarang belum mengerti, tapi nanti saat dewasa diharapkan mereka sudah paham,” pungkasnya (bay)

Editor : Eka Rahmawati
#masjid #bogor #lailatul qadar