Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkot Bogor bakal Ubah Bus Sekolah Jadi Tranportasi Umum, Layani Warga di Koridor 3 dan 4 Biskita

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 30 Maret 2026 | 18:41 WIB

Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat meninjau armada bus sekolah.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat meninjau armada bus sekolah.

RADAR BOGOR - Bus sekolah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor direncanakan bakal dialihfungsikan untuk transportasi umum dan akan memfasilitasi warga yang tinggal di wilayah koridor 3 dan 4 Biskita Transpakuan.

Wacana ini mencuat usai Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau armada bus sekolah di depan Gedung Kemuning Gading pada, Senin, 30 Maret 2026.

Dedie mengatakan Pemkot Bogor sendiri memiliki empat unit bus sekolah, satu armada setara dengan bis kecil semantara sisanya setara dengan mobil elf.

Rencana alif fungsi bus sekolah bagian dari upaya untuk memaksimalkan aset daerah, sebab hingga saat ini operasional bus sekolah tidak berjalan optimal.

“Maka kami berfikir agar bus ini bisa menjangkau ke masyarakat, misalnya warga yang belum terjangkau oleh transportasi yang memadai seperti di koridor 3 dan 4,” jelas Wali Kota Bogor.

Bus sekolah ini disebut Dedie bisa jadi perintis koridor 3 dan 4 Biskita Transpakuan, kondisi armadanya pun dinilai masih layak untuk beroperasi di jalan.

“Kalau lihat kondisinya masih bagus dan layak, kita harus fikirkan kemanfaatan untuk masyarakat yang lebih luas. Jadi sebutannya perintis koridor 3 dan 4,” terang Dedie.

Meski begitu wacana ini masih dalam tahap kajian, termasuk pihak-pihak mana saja yang bisa mendukung operasional bus sekolah untuk koridor 3 dan 4.

“Nanti opersionalisasinya apakah oleh Dishub atau bagaimana, saya bersama Pak Sekda dan BKAD akan menghitung gimana kira-kira langkah yang harus diambil,” ungkapnya.

Pemanfaatan bus sekolah di Kota Bogor untuk tranportasi umum ini juga bagian dari strategi efisiensi. Apalagi Pemkot Bogor mendapat potongan TKD senilai Rp300 miliar dari pusat.

“Jadi pemeliharaan bus ini sudah tidak mungkin lagi dari TKD, tapi kalau tidak dioptimalkan nanti jadi rusak mangkannya harus kita fikirkan supaya tidak rugi dan ada manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Biskita #bus sekolah