RADAR BOGOR - Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang direlokasi dari Pasar Bogor ke Pasar Jambu Dua sudah mulai memesan bahkan ada yang sudah berjualan kios dan los yang disediakan.
Direktur Utama PPJ Jenal Abidin mengapresiasi PKL yang sudah ikut kebijakan pemerintah dengan relokasi di Pasar Jambu Dua Bogor. Pihaknya pun siap membantu mereka untuk mendongkrak daya beli.
“Data yang kami terima ada 254 PKL yang mau masuk Pasar Jambu Dua Bogor. Sampai hari ini tadi komunikasi jumlah yang sudah menempati losnya ada 8 pedagang,” jelas Jenal.
Para pedagang didominasi oleh penjual sayur dan buah. Mereka biasa berjualan saat malam haru dari mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.
“Tapi tadi alhamdulillah jam 08.00 WIB saya kesini itu masih ada sehingga bisa berdiskusi,” jelas Jenal saat ditemui Radar Bogor di Pasar Jambu Dua, Kamis, 2 April 2026 siang.
Jenal mengatakan ada sedert apresiasi yang disampaikan pedagang kepadanya. Pertama mereka meminta agar penertiban lapak PKL di kawasn Pasar Bogor terus masif dilakukan.
Baca Juga: Program Posyandu Digital Rp20 M Diprotes, Mahasiswa Minta Transparansi DPRD Kabupaten Bogor
Kemudian pedagang meminta agar akses angkot bisa masuk ke dalam pasar. Jenal menjelaskan apresiasi tersebut telah disampaikan kepada Dishub Kota Bogor.
PPJ sendiri disebut Jenal terus berupaya untuk membuat pedagang nyaman saat berjualan. Misalnya memperbaiki fasilitas penerangan yang ada di dalam pasar.
“Kemudian gate parking sudah kami buka untuk pedagang yang baru masuk, PJU Pemrintah Kota Bogor juga sudah membantu melakukan proses penerangan,” jelasnya.
Hingga saat ini, Pasar Jambu Dua masih membuka pintu bagi para PKL yang hendak mengadu nasib. Ada 1.000 kios dan los yang disiapkan untuk mereka.
“Disini kurang lebih daya tampung 1.000 sampai 1.200 pedagang. Terdiri dari kios dan los lokasinya di lantai dasar dan dilantai atas,” ujar Jenal.
Para PKL turut diberi layanan khusus. Mereka diberi kelonggaran untuk tidak membayar sewa selama tiga bulan, hingga diskon sebanyak 20 persen.
Baca Juga: Miris! Antrean Calon Jamaah Haji di Bogor 26 Tahun, Kuota Tahun Ini Tak Sampai 1.000
“Yang sudah booking dan belum mengisi itu karena masih liburan dan masih mudik. Mudah-mudahan kedepan sudah bisa berpindah kesini, segera,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga