Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wajah Baru Pasar Jambu Dua Kota Bogor, Lantai Atas Disulap Jadi Sentra Kuliner

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 29 Juni 2026 | 14:50 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Wakil Wali  dan sejumlah pejabat saat meninjau Pasar Jambu Dua. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Wakil Wali dan sejumlah pejabat saat meninjau Pasar Jambu Dua. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pasar Jambu Dua kini berubah wajah. Pusat perbelanjaan di Kota Bogor itu disulap menjadi sentral kuliner yang kini banyak digandrungi pelanggan.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim turut meninjau lokasi tersebut, Senin 29 Juni 2026.  Ia bahkan mengajak para ASN untuk belanja kuliner ke Pasar Jambu Dua.

Dedie terlihat mendatangi kios-kios. Orang nomor satu di Kota Bogor itu sesekali berdiskusi dengan pedagang soal daya beli masyarakat ke Pasar Jambu Dua.

Ia bersyukur karena Pasar Jambu Dua kini sudah kembali ramai. Para pelaku UMKM yang hendak berjualan di lokasi tersebut cukup membeludak.

Dagangan yang mereka jajakan juga beragam, mulai dari makanan, minuman hingga kopi kekinian. Mayoritas berjualan di lantai dua Pasar Jambu Dua.

“Dari laporan yang kami terima, ternyata demandnya  lebih banyak ketimbang suplai. Artinya warga kepingin usaha tetapi dengan harga kios terjangkau,” jelasnya.

Baca Juga: Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, 1.300 Orang Meninggal, Lansia Jadi Korban Terbanyak

Di Pasar Jambu Dua sendiri memang banyak promo kios yang diberikan. Mereka hanya mengeluarkan uang senilai Rp1 juta untuk menyewa kios selama tiga bulan.

“Dan saya pesan juga kepada PT BAM dan juga PD Pasar kalaupun nanti mau ada penyesuaian harga pelan-pelan. Bikin pedagang stabil dulu,” terang Dedie.

Dedie mengungkapkan masih ada 211 pelaku UMKM dari sekitar 600 kios yang belum terakomodir. Mereka hingga kini masih menunggu proses pemberkasan.

“Mudah-mudahan ini betul betul bisa menggerakan ekonomi kerakyatan, masyarakat bisa punya alternatif untuk belanja berbagai  kuliner,“ ujar Dedie.

Penempatan para pelaku UMKM di Pasar Jambu Dua tidak merubah niat awalnya. Lokasi ini masih bisa menampunh ratusan PKL dari Pasar Bogor.

“Masih bisa menampung 300 untuk pasar basah. PKL yang belum mau pindah, sudah ditawarkan dengan harga yang sama, bahkan gratis dulu. Jadi jangan sampai kebiasaan, dagang di atas trotoar, PKL harus naik kelas,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #sentra kuliner #Dedie Rachim #Pasar Jambu Dua