RADAR BOGOR – Pemkot Bogor kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini, Kota Bogor menerima penghargaan sebagai penggerak koperasi dan UMKM unggul dalam ajang Warta Kota Awards 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, kepada Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, dalam acara yang digelar di Menara Kompas, Jakarta, Senin 6 Juli 2026.
Dedie mengatakan, penghargaan itu menjadi penyemangat bagi Pemkot Bogor untuk terus memperkuat sektor UMKM dan koperasi sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pelaku UMKM dan koperasi di Kota Bogor yang selama ini terus bertahan dan berkembang.
"Di Kota Bogor ada kurang lebih 800 koperasi yang aktif dan rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), serta sekitar 47 ribu pelaku UMKM. Jadi, penghargaan ini sesungguhnya kami persembahkan untuk para pelaku UMKM dan koperasi yang terus bergerak dan berkembang," ujarnya.
Dedie menjelaskan, Pemkot Bogor terus memberikan dukungan melalui berbagai kebijakan, regulasi, hingga penyediaan sarana dan prasarana agar UMKM dan koperasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Baca Juga: Air Mata Terakhir Sang Ikon Sepak Bola
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memfasilitasi pembentukan 68 Koperasi Merah Putih.
Saat ini, empat koperasi telah memasuki tahap pembangunan, sedangkan sisanya masih dalam proses pendirian.
"Sebagai pemerintah daerah, tentu kami memfasilitasi apa pun yang dibutuhkan, mulai dari kebijakan, aturan, sampai dengan sarana dan prasarana," katanya.
Ia menambahkan, penguatan koperasi dan UMKM menjadi bagian dari langkah Pemkot Bogor mewujudkan Kota Bogor sebagai City of Gastronomy.
Sektor kuliner, UMKM, dan koperasi dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi sekaligus menarik kunjungan wisata.
Meski demikian, Dedie mengakui tantangan masih cukup besar. Kondisi politik dan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global, dinilai berpengaruh terhadap sektor pariwisata, kuliner, dan daya beli masyarakat.
Karena itu, Pemkot Bogor akan terus memperkuat ekosistem usaha melalui penyediaan fasilitas, termasuk ruang usaha dengan biaya yang terjangkau, agar pelaku UMKM dan koperasi tetap dapat berkembang.
"Dukungan masyarakat menjadi salah satu kekuatan bagi kami. Peran pemerintah harus tetap sentral dan aktif. Kami tidak ingin meninggalkan siapa pun di belakang. Semua kami rangkul dan kami libatkan untuk bersama-sama memajukan Kota Bogor," tutupnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin