Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hari Pertama Masuk Sekolah, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Tanam Pohon Bareng Siswa

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 15 Juli 2026 | 09:21 WIB
Penanaman pohon di SMPN 18 bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim pada hari pertama masuk sekolah. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Penanaman pohon di SMPN 18 bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim pada hari pertama masuk sekolah. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Hari pertama masuk sekolah di Kota Bogor terbilang cukup unik. Seluruh siswa diajak menanam pohon di lingkungan sekolahnya.

Bahkan Wali Kota Bogor Dedie Rachim ikut melaksanakan penanaman pohon bareng siswa di SMPN 18 Kota Bogor Rabu 15 Juli 2026.

Pohon yang ditanam cukup beragam, mulai dari pelindung hingga pohon buah. Seluruh siswa tampak antusias mengikuti kegiatan penanaman pohon ini.

Dedie menerangkan, penanaman pohon merupakan langkah kecil dari Kota Bogor dalam menyikapi perubahan iklim yang belakangan ini terjadi.

“Kami tentu ingin juga anak-anak, para pemilik masa depan, bisa menikmati kehidupan yang baik yang normal kedepan,” jelas Dedie. 

Perubahan iklim tidak bisa dianggap remeh. Kepedulian terhadap lingkungan disebut Dedie mesti dimulai sejak ini. Langkah ini bagian dari investasi masa depan. 

Baca Juga: Resep Minyak Ayam Bawang, Stok Bumbu Praktis untuk Mie Goreng hingga Nasi Goreng

“Kamj mengajak generasi muda Kota Bogor, SD, SMP SMA di Bogor untuk mulai sekarang juga peduli dan mau melestarikan lingkungan,” terang Dedie. 

Gerakan penanaman pohon bagi siswa bersifat resmi. Bahkan Dedie sendiri sudah melayangkan Surat Edaran (SE) ke seluruh sekolah di Kota Bogor.

“Saya sudah membuat surat edaran. Jadi memang ini tidak bisa program sepotong-sepotong harus terus konsisten dilakukan setiap tahun ajaran baru,” ujar Dedie.

Dedie meminta kepada pihak sekolah untuk ikut memonitoring pertumbuhan pohon yang ditaman. Tujuannya agar program ini tidak hanya seremonial belaka saja. 

“Yang ditanam itu dimonitor pertumbuhan, perkembangannya, sampai betul-betul terawat dengan baik dan menghasilkan oksigen,” jelas Dedie.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi menambahkan gerakan penanaman pohon ini merupakan inisiasi Wali Kota Bogor.

Sehingga program ini bukan hanya berlaku bagi sekolah negeri, melainkan siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah swasta juga ikut melakukan langkah serupa.

Baca Juga: Siapkan Wirausaha Gen Z Hadapi Era AI, IBI Kesatuan Gandeng Akademisi dari Amerika Serikat

“Jadi saat ini kalau dilihat jumlah SMP Swasta, mungkin ada 13 ribu siswa yang menanam pohon di Kota Bogor untuk jenjang SMP,” beber Herry.

Hanya saja penanaman pohon tidak dilakukan serentak. Ada beberapa sekolah yang masih harus mencari lahan untuk merealisasikan gerakan tersebut.

“Terutama sekolah-sekolah yang ada di tengah perkotaan. SMP 1 kemudian SMP 8, SMP 7, itu harus disiapkan dulu lahannya, atau jalur hijaunya,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor pohon Dedie Rachim masuk sekolah