RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Berbagai agenda digelar sepanjang Juli dan akan mencapai puncaknya pada 25 Juli di Alun-Alun Kota Bogor.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rakhmawati menjelaskan, rangkaian HAN telah dimulai sejak sebulan lalu dengan pembentukan Forum Anak Kota Bogor dan penjaringan aspirasi anak.
"Dari proses itu kami berhasil menghimpun lebih dari 1.000 suara anak Kota Bogor. Nantinya suara-suara itu akan disampaikan langsung oleh perwakilan anak kepada Bapak Wali Kota pada acara puncak Hari Anak Nasional tanggal 25 Juli," ujarnya saat kegiatan nonton bareng bersama anak yatim dan anak difabel di XXI BTM Bogor, Jumat, 17 Juli 2026.
Rakhmawati mengatakan, kegiatan nonton bareng menjadi agenda kedua dalam rangkaian HAN. Sebanyak 130 anak yatim dan anak difabel mengikuti pemutaran film bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.
Setelah itu, DP3A akan menggelar program Berbati atau Bermain Bersama Anak Panti pada Minggu (19/7) di salah satu panti asuhan di Kelurahan Babakan Pasar, Bogor Tengah. Sebanyak 200 anak yatim piatu akan diajak bermain dan makan bersama.
Kemudian pada 23 Juli, seluruh SD dan SMP di Kota Bogor akan melaksanakan program Senam Anak Sehat, Anak Hebat secara serentak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
"Puncaknya tanggal 25 Juli di Alun-Alun Kota Bogor. Kami menghadirkan sekitar 800 anak, ditambah pendamping dan peserta lainnya sehingga total sekitar 1.000 orang. Masyarakat juga kami undang untuk ikut meramaikan," katanya.
Menurut Rakhmawati, kegiatan puncak akan diisi dengan penampilan kreativitas anak-anak dari berbagai wilayah di Kota Bogor. DP3A sengaja memberikan kesempatan kepada anak-anak yang belum pernah tampil agar memiliki pengalaman menunjukkan bakatnya di hadapan masyarakat.
"Nanti juga akan ada penyampaian suara anak Kota Bogor kepada Bapak Wali Kota. Itu merupakan hasil penjaringan aspirasi yang sudah kami lakukan selama ini," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, kegiatan nonton bareng dipilih sebagai bentuk kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak-anak dalam rangka Hari Anak Nasional.
Menurutnya, film yang diputar mengangkat kisah perjuangan seorang ibu membesarkan anak-anaknya hingga berhasil. Ia berharap pesan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi anak-anak untuk semakin menghargai orang tua.
"Mudah-mudahan anak-anak semakin cinta, semakin sayang, dan semakin menghargai keberadaan orang tua mereka. Terutama ibu yang telah berjuang sejak mereka kecil," kata Jenal.
Ia menambahkan, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Momentum itu dimanfaatkannya untuk meminta doa dari anak-anak yang hadir bagi keberkahan Kota Bogor.
"Pesan saya kepada anak-anak Kota Bogor, persiapkan diri sejak sekarang untuk meraih cita-cita. Kalian adalah calon pemimpin, pengusaha, dokter, pejabat, bahkan menteri di masa depan. Tapi ingat satu hal, selalu hargai orang tua," pungkasnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati