RADAR BOGOR - Sebanyak 68 calon manajer Koperasi Merah Putih bakal bertugas di Kota Bogor. Meraka saat ini masih menjalani pelatihan bela negara.
Kepala Dinas KUMKM Dagin Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan jumlah manajer tersebut disesuaikan dengan keberadaan Koperasi Merah Putih.
“Untuk manajer Koperasi Merah Putih ada 68, iya (Disesuikan dengan jumlah koperasi). Mereka masih pendidikan,” jelas Rahmat.
Namun jumlah calon manajer Koperasi Merah Putih itu berbanding terbalik dengan keberadaan gerai yang sudah terbangun. Saat ini pembangunan baru menyasar lima titik.
“KDKMP Ciparigi sudah 100 persen, KDKMP Cilendek Timur 95 persen, Rancamaya 85,80 persen, Ciluar 89,80 persen, dan Pasir Kuda 15,90 persen,” beber Rahmat.
Rahmat belum mengetahui pasti skema kerja manajer Koperasi Merah Putih yang gerainya belum terbangun. Hal ini disebutnya menjadi kewenangan pusat.
Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026, Garuda Tampil Garang, Hajar Bali United 3-0 Jelang Piala AFF 2026
“Nah ini kami yang belum tahu mekanismenya seperti apa. Kita tunggu aja kebijakan penempatan SPPI sebagai Manajer KKMP itu seperti apa,” ujar Rahmat
Hanya saja, Rahmat memastikan meski sebagian belum punya gerai, namun 68 Koperasi Merah Putih di Kota Bogor ini sudah mulai beraktivitas.
“Semua koperasi yang sudah disahkan 12 Juli 2025 sebanyak 68 KKMP sudah beraktivitas, ada yg berkantor di Kelurahan, Di Rumah Pengurus dan lain-lain,” terang Rahmat.
Mereka disebut Rahmat sudah mulai merekrut anggota, mengelola simpanan wajib dan pokok anggota, serta sudah melaksanakan RAT tahun 2026.
“Jadi tanpa gerai fisik semua KKMP se-Kota Bogor sudah operasional,” kata Rahmat dikonfirmasi Radar Bogor pada Rabu 22 Juli 2026 siang.
Salah satu Koperasi Merah Putih yang belum punya gerai khusus bakan sudah mendapat apresiasi dari Direktur dan Kepala Biro Kementerian Desa (Kemendes)
“Ini contoh KKMP Curug Mekar, belum punya gerai khusus tapi sudah berjalan cukup baik dan di undang di Hari Koperasi Nasional ke 79 di GBK, dan di giat koperasi dari ke Kemendes di TMII,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin