RADAR BOGOR – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan apresiasi kepada Kota Bogor atas keberhasilannya menangani berbagai kasus anak secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.
Sinergi antara Pemerintah Kota Bogor, KPAI daerah, serta sejumlah lembaga terkait dinilai mampu memperkuat sistem perlindungan anak sekaligus mencegah berbagai persoalan berkembang hingga ke tingkat nasional.
Apresiasi tersebut disampaikan KPAI dalam acara penyerahan piagam penghargaan yang berlangsung di Ruang Paseban Punta, Kota Bogor.
Baca Juga: Chelsea Rekrut Danny Welbeck, Gary Neville: MU Seharusnya Tak Pernah Melepasnya
Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Ketua KPAID Kota Bogor, Dede Siti Amanah, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari KPAID, Pemerintah Kota Bogor melalui DP3A, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, Puspaga, hingga dukungan masyarakat.
Menurutnya, sistem penanganan yang telah dibangun membuat Kota Bogor mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Salah satu indikatornya, Kota Bogor tidak masuk dalam daftar 10 daerah dengan jumlah kasus anak yang ditangani langsung oleh KPAI RI.
Baca Juga: Cari Tempat WFC di Bogor? Kafe Ini Punya Meeting Room, WiFi Kencang hingga Playground Anak
“Kolaborasi yang terjalin dengan baik antara KPAID, Pemkot Bogor, dan berbagai mitra menjadi salah satu faktor utama yang membuat sistem perlindungan anak di Kota Bogor berjalan efektif,” ujar Dede, Rabu, 29 Juli 2026.
Tak hanya mendapat apresiasi, Kota Bogor kini juga menjadi rujukan bagi sejumlah daerah yang tengah membangun atau memperkuat kelembagaan perlindungan anak.
Beberapa pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia disebut datang untuk mempelajari tata kelola dan mekanisme perlindungan anak yang diterapkan di Kota Hujan.
Baca Juga: Lawan Vandalisme, Pemkab Bogor Sulap Tembok Penuh Coretan Jadi Merah Putih
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menegaskan bahwa perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar hak-hak anak dapat terpenuhi secara optimal.
Ia memastikan TP PKK Kota Bogor akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat ketahanan keluarga dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Dengan sinergi yang terus diperkuat antara Pemkot Bogor, TP PKK, KPAID, dan berbagai mitra lainnya, pelayanan perlindungan anak di Kota Bogor diharapkan semakin optimal. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang aman, ramah, dan layak bagi anak.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga