RADAR BOGOR - Euforia peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia mulai terasa di Kota Bogor. Sejumlah pedagang bendera kian menjamur di wilayah ini.
Para pedagang bendera berjualan di sejumlah ruas jalan utama Kota Bogor. Mulai dari Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Kapten Muslihat.
Mereka memanfaatkan momentum hari Kemerdekaan untuk menambah pundi-pundi rupiah. Barang yang dijajakan cukup beragam.
Mulai dari bendera, umbul-umbul hingga atribut bernuansa merah putih. Pedagang bahkan rela datang dari luar Kota Bogor hanya untuk berjualan bendera.
Hal itu seperti yang dilakukan oleh Santo (60). Setiap memasuki bulan Agustus ia pergi merantau dari Cirebon ke pusat-pusat kota.
“Saya dari Cirebon. Kalau jualan si uda lama, cuma dua tahun kemarin berhenti, sekarang jualan lagi,” kata Santo, Jumat 31 Juli 2026.
Baca Juga: Resep Oseng Jamur yang Nagih dan Praktis Bisa Ditiru di Rumah
Kota Bogor dipilih tanpa alasan. Santo hanya mengikuti rekan-rekannya di kampung halaman. Harga bendera yang dijual cukup bervariatif.
“Kalau yang kecil, buat dimotor itu Rp5 ribu. Ukuran 90 Cm itu 20 ribu, kalau ukuran 1,20 meter itu Rp25 ribu, kalau yang panjang 10 meter itu Rp300 ribu,” beber Santo.
Bendera yang paling banyak diburu yaknj berukuran 10 meter. Para pembelinya biasa menggunakan untuk merias kantor-kantor pemerintahan ataupun swasta.
“Yang paling banyak dibeli, yang ini yang panjang panjang buat kantoran. Kalau yang buat dirumah yang ukuran 90,” ungkap Santo di Jalan Ahmad Yani.
Meski begitu pembeli diakui belum bermunculan. Biasanya lapak Santo diserbu saat mendekati tanggal 17 Agustus 2026 mendatang.
“Sekarang masih sepi. Biasanya menjelang ramai itu sekitar tanggal lima sampai tanggal 17 itu banyak yang beli, warga orang orang pemerintah juga,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin