Flyer Pencarian Bayu Zulkarnaen Beredar, Hilangnya ASN Bogor di Sungai Cisadane Masih Misteri

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:41 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin diwawancara soal flayer pencarian ASN yang beredar di media sosial. Foto: Fauzan/Radar Bogor
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin diwawancara soal flayer pencarian ASN yang beredar di media sosial. Foto: Fauzan/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Keberadaan Bayu Zulkarnaen (36), aparatur sipil negara (ASN) yang diduga hilang di kawasan Sungai Cisadane, Kota Bogor, hingga kini masih belum diketahui.

Upaya pencarian ASN Kota Bogor di Sungai Cisadane oleh tim gabungan telah berlangsung hampir sepekan, namun belum menemukan titik terang.

Di tengah proses pencarian tersebut, flyer berisi informasi pencarian ASN Kota Bogor di Sungai Cisadane mulai beredar di sejumlah media sosial.

Baca Juga: Berawal dari Indonesia, Epson Cetak Sejarah: Penjualan EcoTank Tembus 100 Juta Unit di Dunia

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, penyebaran flyer tersebut merupakan salah satu upaya keluarga untuk memperluas informasi terkait keberadaan Bayu.

“Mungkin saja ada yang menemukan di mana atau ada yang mengetahui informasi yang masih belum terungkap. Kita lihat saja perkembangannya,” ujar Jenal.

Selain mengandalkan pencarian di Sungai Cisadane, keluarga Bayu juga telah membuat laporan polisi (LP) di Polsek Bogor Selatan. Jenal berharap aparat dapat menelusuri berbagai kemungkinan untuk mengungkap keberadaan Bayu.

Baca Juga: 6 Alur SIKS-NG Sebelum Dana Bansos Masuk KKS, KPM Wajib Pahami agar Tidak Kecewa

Salah satunya dengan memeriksa data komunikasi dari telepon seluler milik Bayu, termasuk percakapan sebelum dirinya dinyatakan hilang.

“Maka akan dicek nomor handphone-nya, percakapannya seperti apa sebelum yang bersangkutan hilang,” kata Jenal.

Jenal menegaskan proses pencarian kini diserahkan kepada pihak yang berwenang, termasuk kepolisian, BPBD, Basarnas, dan tim SAR gabungan. Seluruh unsur tersebut diminta terus bekerja sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Ia juga mengajak masyarakat turut memberikan dukungan dan informasi apabila mengetahui keberadaan atau informasi terkait Bayu.

Baca Juga: Bocoran Bansos 19 Agustus 2026: Bogor Wilayah yang Dikebut Pencairan PKH BPNT Tahap 3

Sebelumnya, Jenal sempat turun langsung ke kawasan Sungai Cisadane ketika kabar hilangnya Bayu pertama kali diterima. Ia mengumpulkan informasi dari warga sekitar untuk mengetahui kemungkinan adanya saksi yang melihat kejadian tersebut.

Namun, berdasarkan keterangan warga, tidak ada yang mengaku melihat Bayu terjatuh atau masuk ke aliran Sungai Cisadane.

“Pertanyaan saya satu ke warga di situ, ada yang melihat jatuh ke sungainya atau tidak. Tidak ada yang bisa menjawab dan tidak ada yang melihat,” ungkapnya.

Baca Juga: BPNT Tahap 3 Rp600.000 Cair Serentak 19 Agustus 2026, Sejumlah Daerah Ini Sudah Terima Saldonya

Karena itu, sejak awal Jenal juga meminta BPBD Kota Bogor tidak hanya fokus melakukan pencarian di Sungai Cisadane, tetapi turut menggali kemungkinan lain yang dapat membantu mengungkap keberadaan Bayu.

Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan sembari menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak kepolisian.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bogor asn sungai cisadane