RADAR BOGOR – Penggeledahan sejumlah kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi perhatian Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin dan ASN Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menilai langkah KPK tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Pemkot Bogor, agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Kami harap semua ASN menjaga integritas itu, karena kalau sudah kena, menyesalnya seumur hidup,” tegas Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin kepada awak media.
Baca Juga: Sudah Akhir Bulan TPG Agustus 2026 Belum Cair? Cek Jadwal Penyaluran Guru ASN dan Non-ASN
Jenal mengatakan, upaya pencegahan juga terus dilakukan di lingkungan Pemkot Bogor. Salah satunya melalui Inspektorat yang secara rutin memberikan peringatan terkait tindak lanjut pemeriksaan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Menurutnya, sebelum sebuah persoalan berkembang menjadi temuan maupun menimbulkan kerugian negara, terdapat proses administrasi dan evaluasi yang harus diperhatikan oleh setiap pelaksana kegiatan.
“Di Kota Bogor melalui Inspektorat selalu memberikan warning terhadap review yang dilakukan oleh BPK. Sebelum adanya temuan dan kerugian negara secara administrasi BPK selalu mengingatkan,” jelasnya.
Baca Juga: Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Kali Baru Sukaraja Bogor
Ia menuturkan, persoalan biasanya muncul ketika rekomendasi hasil pemeriksaan tidak segera ditindaklanjuti. Apabila rekomendasi tersebut tidak diselesaikan sesuai ketentuan, maka persoalan tersebut berpotensi menjadi temuan.
Jenal menjelaskan, setiap rekomendasi BPK wajib ditindaklanjuti oleh pelaksana kegiatan dengan batas waktu maksimal 60 hari.
Ia menilai kepatuhan terhadap aturan menjadi salah satu kunci untuk mencegah terjadinya persoalan dalam pengelolaan pemerintahan.
Baca Juga: Yoga Air di Bogor Makin Diminati, Olahraga di Kolam Ini Bantu Jaga Kebugaran hingga Pemulihan Cedera
“Ini pengalaman saya di DPRD, kita kawal terus dan saya lihat progres di Kota Bogor cukup profesional dari tindak lanjut temuan BPK,” ungkapnya.
Sebelumnya, KPK melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah kantor dinas di Kabupaten Bogor. Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan dua dugaan tindak pidana korupsi.
Dua perkara yang tengah didalami KPK tersebut masing-masing berkaitan dengan dugaan pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor serta dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Ribuan Warga Sentul City Bogor Tumpah Ruah Rayakan HUT RI, Donnie Sibarani Jadi Penutup Meriah
Kasus tersebut menjadi perhatian sekaligus pengingat bagi pemerintah daerah agar pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program dilakukan secara transparan, sesuai aturan, serta mengedepankan integritas.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga