SMA Terbuka Bogor, Sekolah Formal dengan Cara Belajar Berbeda

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 10:52 WIB
Penanggungjawab SMA Terbuka Bogor, M. Imam Muslimin (kanan) saat di Graha Pena Radar Bogor.
Penanggungjawab SMA Terbuka Bogor, M. Imam Muslimin (kanan) saat di Graha Pena Radar Bogor.

RADAR BOGOR - Bagi sebagian orang, istilah SMA Terbuka mungkin masih terdengar asing.

Padahal, sekolah ini tetap merupakan bagian dari pendidikan formal, hanya saja memiliki pola pembelajaran yang berbeda dari sekolah pada umumnya.

Penanggungjawab SMA Terbuka Bogor, M. Imam Muslimin menjelaskan, perbedaan utama SMA Terbuka terletak pada sistem pembelajarannya.

Baca Juga: Liverpool Rekrut Lucca Brughmans Seharga Rp717 Miliar, Disebut Calon Pengganti Alisson Becker

Para siswa tidak hanya mengikuti pembelajaran secara tatap muka, tetapi juga memiliki kesempatan untuk belajar secara mandiri.

Tetap Berstatus Sekolah Formal

M. Imam Muslimin menegaskan, perbedaan metode belajar tersebut tidak membuat SMA Terbuka terpisah dari sistem administrasi sekolah formal.

Menurut dia, berbagai kebutuhan administrasi siswa, mulai dari pendataan dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) hingga Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tetap tercatat melalui sekolah induk.

Dalam hal ini, SMA Negeri 8 Bogor menjadi sekolah induk yang menaungi administrasi SMA Terbuka Bogor.

“Jadi cara belajarnya saja yang berbeda. Sedangkan secara administrasi, baik data Dapodik, NISN, dan semua hal mengenai administrasi semuanya ada di sekolah induk, dalam hal ini SMA Negeri 8 Bogor,” ujar M. Imam Muslimin kepada Radar Bogor di Graha Pena.

Ada Pembelajaran Tatap Muka dan Mandiri

Sistem pembelajaran di SMA Terbuka Bogor dirancang dengan dua pendekatan.

Siswa tetap mendapatkan pembelajaran secara tatap muka, tetapi pada saat yang sama juga diarahkan untuk mampu belajar secara mandiri.

Model tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengikuti proses pendidikan dengan pola yang lebih fleksibel.

Pembelajaran mandiri menjadi salah satu bagian penting yang membedakan SMA Terbuka dari sekolah reguler.

M. Imam Muslimin mengatakan, pemahaman mengenai SMA Terbuka perlu diluruskan agar masyarakat tidak menganggap sekolah tersebut sebagai bentuk pendidikan yang berada di luar sistem sekolah formal.

Baca Juga: Ribuan Masker Gratis Disiapkan Pemkot Bogor, Target Kelompok Rentan

“SMA Terbuka ya sekolah formal, cuma belajarnya saja ada dua. Pertama tatap muka, yang kedua belajar mandiri,” kata M. Imam Muslimin.

Ia berharap, masyarakat yang masih memiliki pertanyaan mengenai keberadaan SMA Terbuka dapat memahami bahwa konsep tersebut tetap berada dalam jalur pendidikan formal.

Perbedaannya, lebih pada bagaimana proses pembelajaran siswa berlangsung.

Dengan kombinasi pembelajaran tatap muka dan belajar mandiri, SMA Terbuka Bogor menjadi salah satu alternatif pendidikan yang menawarkan pola belajar berbeda, tanpa mengesampingkan aspek administrasi dan statusnya sebagai bagian dari pendidikan formal. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
bogor SMA Terbuka sekolah