Si Cemplon asal Bogor yang Bikin Keripik Unik, dari Cumi Hitam hingga Stroberi

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:53 WIB
Si Cemplon inovasi pangan asal Bogor yang mengembangkan camilan dengan konsep clean label.
Si Cemplon inovasi pangan asal Bogor yang mengembangkan camilan dengan konsep clean label.

RADAR BOGOR - Camilan tak lagi sekadar soal rasa gurih atau manis. 

Di tengah semakin beragamnya pilihan makanan ringan, inovasi justru bergerak ke arah produk dengan bahan yang lebih sederhana dan cita rasa yang tetap menarik.

Semangat tersebut coba ditawarkan si Cemplon, inovator pangan asal Bogor yang mengembangkan camilan dengan konsep clean label. 

Produk ini diperkenalkan melalui dua varian yang memiliki karakter berbeda, yakni Black Potato Sambal Cumi Hitam dan Strawberry Potatoes.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh Novvy Natalia selaku inovator si Cemplon. 

Baca Juga: 15 Jam Kebakaran TPAS Galuga Bogor Belum Padam, Lanud ATS Kerahkan Helikopter Water Bombing 

Ia melihat adanya peluang untuk menghadirkan makanan ringan yang tidak hanya mengutamakan tampilan dan rasa, tetapi juga pemilihan bahan serta proses pengolahannya.

Mengolah Cumi Hitam Menjadi Camilan Berbeda

Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah Black Potato Sambal Cumi Hitam. 

Sesuai namanya, keripik kentang ini memiliki karakter warna gelap yang berasal dari penggunaan tinta cumi.

Tinta cumi tersebut dipadukan dengan bumbu sambal untuk menghasilkan sensasi gurih dan pedas dengan karakter rasa laut yang kuat. 

Konsep ini menjadi pembeda karena bahan yang biasanya identik dengan hidangan laut diolah menjadi bagian dari kreasi camilan.

Si Cemplon juga mengembangkan, penggunaan bahan berbasis kitosan yang berasal dari sumber ikan dan udang dalam formulasi produknya. 

Inovasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan cita rasa gurih tanpa mengandalkan pendekatan bumbu tabur instan seperti yang banyak ditemukan pada camilan modern.

Strawberry Potatoes Hadir dengan Perpaduan Rasa Tak Biasa

Jika Black Potato menawarkan karakter gurih dan pedas, Strawberry Potatoes justru bermain pada kombinasi rasa yang lebih tidak biasa.

Produk ini berupa keripik kentang yang dipanggang atau baked, kemudian diberi lapisan menggunakan stroberi asli. 

Baca Juga: Awas Dicoret Permanen, 5 Ciri KTP Ini Tidak Bisa Terima Bansos Lagi? Cek Faktanya

Tanpa mengandalkan perisa stroberi sintetis, perpaduan kentang dan buah tersebut menghasilkan kombinasi rasa manis, asam, dan gurih.

Teksturnya yang renyah menjadi bagian penting dari pengalaman menikmati produk. 

Perpaduan antara bahan utama kentang dengan rasa buah membuat Strawberry Potatoes memiliki karakter berbeda dibandingkan keripik kentang pada umumnya.

Tak Sekadar Camilan, Ada Konsep Ekonomi Sirkular

Inovasi si Cemplon tidak berhenti pada pengembangan varian rasa. 

Di balik produksinya, terdapat konsep keberlanjutan yang menghubungkan bahan baku, pengolahan limbah, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Bahan pertanian dan hasil komoditas maritim diperoleh melalui kerja sama dengan mitra petani dan nelayan lokal. 

Dengan pola tersebut, rantai produksi tidak hanya berorientasi pada produk akhir, tetapi juga membuka ruang bagi komoditas lokal untuk mendapatkan nilai tambah.

Sisa kulit kentang dari proses produksi juga dimanfaatkan kembali untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. 

Sementara itu, sisa minyak operasional disalurkan ke Bank Sampah Kota Bogor untuk kemudian dimanfaatkan dalam proses konversi menjadi biodiesel.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya si Cemplon menerapkan prinsip ekonomi sirkular dalam kegiatan bisnisnya.

Membawa Camilan Lokal ke Pasar yang Lebih Luas

Menurut Novvy Natalia, inovasi pangan perlu berjalan beriringan dengan kemampuan produk untuk diterima konsumen. 

Karena itu, aspek rasa, tampilan, kualitas bahan, dan kemasan menjadi bagian yang tidak dipisahkan dalam pengembangan si Cemplon.

Baca Juga: Shadow Punisher Segera Tayang, Drama China Terbaru Luo Yunxi Hadir September 2026

Kehadiran dua varian tersebut, sekaligus menunjukkan bahwa camilan dengan konsep clean label dapat dikembangkan dalam format yang lebih modern dan premium.

Produk si Cemplon juga telah masuk ke jaringan ritel modern. 

Bagi Novvy, langkah tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk memperkenalkan inovasi pangan dari Bogor kepada pasar yang lebih luas.

Konsep yang dibangun si Cemplon pada akhirnya bertumpu pada tiga aspek, yakni pemberdayaan masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, dan keberlanjutan bisnis.

Dari bahan baku lokal hingga pemanfaatan kembali sisa produksi, inovasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan produk pangan dapat berjalan beriringan dengan prinsip keberlanjutan.

Baca Juga: Kawasaki Ninja ZX150RR 2003 CBU Thailand Dimodifikasi, Tampil Gahar dengan Mesin Porting

Lewat Black Potato Sambal Cumi Hitam dan Strawberry Potatoes, si Cemplon mencoba menawarkan sudut pandang baru terhadap camilan yakni bukan hanya enak dan menarik secara visual, tetapi juga memiliki cerita di balik bahan, proses, serta dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat.

Si Cemplon juga ikut dalam ajang Bogor Innovation Award (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
si Cemplon Novvy Natalia bogor