RADAR BOGOR - Magelang bukan hanya terkenal dengan Candi Borobudur yang megah, tetapi juga memiliki kuliner khas yang menggugah selera.
Salah satu makanan tradisional khas Magelang yang wajib dicoba adalah Nasi Lesah, hidangan berkuah santan yang kaya rempah dan bercita rasa gurih.
Meskipun namanya belum sepopuler soto atau tongseng, Nasi Lesah telah menjadi kuliner khas yang melekat di hati masyarakat Magelang.
Bagi pencinta makanan berkuah dengan cita rasa lezat, hidangan ini dijamin bikin ketagihan.
Seperti apa keunikan dan kelezatan Nasi Lesah? Yuk, simak lebih lanjut!
Perpaduan Unik antara Soto dan Opor
Baca Juga: Intip Paket Ramadhan di Pesona Alam Resort and Spa Bogor, Sudah Termasuk Harga Menginap Loh
Nasi Lesah bisa dikatakan sebagai perpaduan antara soto dan opor, karena menggunakan kuah santan yang gurih sebagai ciri khas utamanya.
Hidangan ini disajikan dengan nasi hangat, lalu dilengkapi dengan berbagai bahan pelengkap yang semakin memperkaya rasa.
Beberapa bahan yang digunakan dalam Nasi Lesah antara lain:
- Nasi putih hangat
- Suwiran daging ayam
- Bihun yang lembut
- Irisan daun bawang dan seledri untuk kesegaran
- Tahu dan tempe sebagai pelengkap khas Jawa
- Taburan bawang goreng yang harum dan renyah
Saat semua bahan ini disiram dengan kuah santan hangat yang kaya rempah, rasa gurih dan sedikit manis langsung terasa di setiap gigitan.
Baca Juga: Bikinya Mudah dan Lezat, Ini Resep Sup Tetelan yang Cocok untuk Menu Buka Puasa dan Sahur Hari Ini
Inilah yang membuat Nasi Lesah memiliki cita rasa yang unik dan sulit untuk dilupakan.
Asal-Usul Nasi Lesah: Kuliner Tradisional yang Mulai Langka
Nasi Lesah merupakan salah satu warisan kuliner khas Magelang yang masih bertahan hingga kini.
Meski tidak sepopuler soto atau gudeg, makanan ini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat setempat.
Nama "Lesah" sendiri hingga kini masih menjadi misteri.
Tidak ada catatan pasti mengenai asal-usul penamaan tersebut, namun masyarakat Magelang sudah terbiasa menyebut hidangan berkuah santan ini dengan nama Nasi Lesah.
Awalnya, Nasi Lesah hanya disajikan dalam acara keluarga atau hajatan tertentu. Namun, seiring waktu, kuliner ini semakin dikenal dan mulai dijual di warung-warung makan khas Magelang.
Sayangnya, saat ini keberadaan Nasi Lesah semakin jarang ditemukan, sehingga menjadi salah satu makanan tradisional yang mulai langka.
Di Mana Bisa Menikmati Nasi Lesah?
Jika ingin mencicipi kelezatan Nasi Lesah langsung di tempat asalnya, kamu bisa menemukannya di berbagai pusat kuliner dan warung makan di Magelang.
Salah satu lokasi yang sering menjadi tujuan wisatawan adalah Pasar Rejowinangun, tempat berbagai makanan tradisional khas Magelang dijual dengan harga yang terjangkau.
Selain itu, beberapa warung makan kecil di sekitar Alun-alun Magelang juga menyajikan Nasi Lesah dengan porsi melimpah dan rasa otentik.
Harga per porsi pun sangat ramah di kantong, berkisar antara Rp7 ribu - Rp10 ribu saja.
Jadi, jika kamu berkunjung ke Magelang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner Nasi Lesah.
Sensasi kuah santannya yang gurih dan suwiran ayam yang lembut membuat Nasi Lesah Magelang bikin ketagihan.***
Editor : Halimatu Sadiah