RADAR BOGOR - Di tengah menjamurnya makanan modern dan salad ala Barat, gado-gado tetap menjadi salah satu kuliner tradisional Indonesia yang punya tempat spesial di hati masyarakat.
Perpaduan sayuran segar, tahu, tempe, kentang, telur rebus, hingga lontong yang disiram saus kacang kental membuat hidangan ini selalu menggoda selera.
Jakarta menjadi salah satu kota dengan banyak penjual gado-gado legendaris yang sudah bertahan puluhan tahun.
Beberapa bahkan menjadi langganan tokoh penting, selebriti, hingga pakar kuliner ternama.
Berikut 10 rekomendasi gado-gado legendaris dan enak di Jakarta yang wajib masuk daftar kuliner Anda.
1. Gado-Gado Kertanegara, Langganan Tokoh Nasional Sejak 1986
Berlokasi di Jalan Kertanegara Nomor 2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Gado-Gado Kertanegara dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris yang sudah eksis sejak tahun 1986.
Usaha ini awalnya dirintis sederhana dari sebuah mobil tua oleh Ibu Sumartin. Kini, tempat makan tersebut mampu menjual ratusan porsi setiap hari.
Gado-gado di sini berisi tauge, kol, kangkung, dan kacang panjang yang dipadukan dengan kentang, tahu, serta telur rebus.
Dengan harga sekitar Rp25 ribuan, pengunjung sudah bisa menikmati cita rasa khas yang terkenal gurih dan nikmat.
"Beuh, enak rasanya dijamin tubuh tetap sehat karena semua alami," ucap Yuliani (36) warga Bintaro kepada Radar Bogor.
Tempat ini juga disebut-sebut pernah menjadi langganan sejumlah tokoh besar, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Ruben Onsu.
2. Gado-Gado Portal Ibu Mar, Bumbu Kacang Mede yang Medok
Bagi pencinta saus kacang yang kaya rasa, Gado-Gado Portal Ibu Mar bisa menjadi pilihan menarik.
Lokasinya berada di kawasan Cipete Utara, tepatnya dekat Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya, Jakarta Selatan.
Pemiliknya, Mariani, diketahui sudah berjualan sejak tahun 1980.
Keunikan gado-gado ini terletak pada racikan bumbu kacangnya yang menggunakan perpaduan kacang tanah dan kacang mede dengan komposisi seimbang.
Seporsi gado-gado dibanderol sekitar Rp50 ribu dengan porsi yang cukup besar dan bahan berkualitas premium.
Isiannya terdiri dari kangkung, kol, tauge, kacang panjang, tahu cina, serta tempe goreng.
3. Gado-Gado Ciragil, Favorit William Wongso
Tak hanya terkenal dengan ketopraknya, Gado-Gado Ciragil juga memiliki banyak penggemar setia sejak tahun 1976.
Berlokasi di Jalan Ciragil I Nomor 23, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat makan ini menawarkan gado-gado dengan bumbu kacang yang terkenal gurih dan kaya rasa.
Kuliner ini bahkan disebut menjadi salah satu menu favorit pakar kuliner William Wongso.
Harga per porsinya berada di kisaran Rp50 ribuan dan kini sudah tersedia melalui layanan pesan antar online.
4. Gado-Gado Cemara, Legendaris Sejak 1947
Jika berbicara soal gado-gado legendaris di Jakarta, nama Gado-Gado Cemara tentu tidak boleh dilewatkan.
Kuliner ini sudah berdiri sejak tahun 1947 dan masih bertahan hingga sekarang.
Pusatnya berada di Jalan Tanah Abang V Nomor 36, Jakarta Pusat.
Selain itu, tersedia pula cabang di Setiabudi One Building dan Citywalk Gajah Mada.
Ciri khasnya ada pada saus kacang mede yang terasa gurih dan lembut.
Isian gado-gadonya juga lengkap, mulai dari bayam, kol, tauge, kacang panjang, tahu, hingga tempe.
Menariknya, harga satu porsinya masih cukup terjangkau, yakni mulai Rp30 ribuan.
5. Gado-Gado Kartika, Racikan Kacang Tuban dan Terasi Bangka
Gado-Gado Kartika menjadi salah satu tempat makan favorit pecinta kuliner tradisional di Jakarta.
Lokasinya berada di Pondok Indah Plaza 2 Blok BA Nomor 54, Jakarta Selatan.
Tempat makan ini juga dikenal sebagai favorit William Wongso dan mendiang Bondan Winarno.
Keistimewaan menu di sini terletak pada racikan bumbu kacangnya yang disebut menggunakan kacang tanah asal Tuban dan terasi Bangka.
Dengan harga sekitar Rp50 ribu, pengunjung akan mendapatkan porsi besar berisi bayam, kol, tauge, tahu, tempe, telur rebus, serta tambahan emping renyah.
6. Kari Umbi, Restoran Indonesia yang Eksis Sejak 1988
Kari Umbi dikenal sebagai restoran Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1988.
Gerainya dapat ditemukan di Pondok Indah Mall dan Melawai Plaza, Jakarta Selatan.
Menu gado-gado di sini memiliki saus kacang yang kental dan meresap sempurna ke setiap sayuran.
Pengunjung juga bisa menyesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera serta memilih pendamping berupa lontong atau nasi putih.
7. Gado-Gado Direksi, Kuliner Legendaris Kawasan Glodok
Kawasan Glodok, Jakarta Barat, memiliki satu gado-gado legendaris yang cukup terkenal, yakni Gado-Gado Direksi.
Tempat makan ini disebut sudah berdiri sejak tahun 1967 dan menjadi favorit banyak pejabat serta pelanggan setia dari berbagai kalangan.
Dengan harga sekitar Rp50 ribu per porsi, pengunjung akan menikmati gado-gado dengan racikan bumbu rahasia yang terkenal pas di lidah.
Sensasi makan semakin lengkap ketika disantap bersama kerupuk udang yang renyah.
8. Gado-Gado Bon Bin, Ikon Kuliner Cikini yang Tak Pernah Sepi
Berada di Jalan Cikini IV Nomor 5, Menteng, Jakarta Pusat, Gado-Gado Bon Bin menjadi salah satu ikon kuliner legendaris ibu kota sejak tahun 1960.
Tempat makan ini dikenal unik karena saus kacangnya tidak diulek, melainkan disiram langsung ke atas sayuran.
Selain itu, kacang tanah yang digunakan juga disangrai, bukan digoreng, lalu dipadukan dengan tambahan cuka aren yang menciptakan rasa khas.
Isiannya sangat lengkap, mulai dari kacang panjang, kol, tauge, bayam, kentang, tahu, hingga telur rebus.
9. Gado-Gado Boplo, Gurih dengan Sentuhan Air Asam Jawa
Sejak tahun 1970, Gado-Gado Boplo terus menjadi favorit pecinta kuliner tradisional Jakarta.
Keistimewaannya ada pada saus kacang mede yang dipadukan dengan air asam jawa sehingga menghasilkan rasa gurih sekaligus segar.
Gado-Gado Boplo kini memiliki banyak cabang di Jakarta sehingga mudah ditemukan.
Harga satu porsinya berkisar Rp38 ribuan dan tersedia pilihan menggunakan lontong maupun tanpa lontong.
10. Gado-Gado Pak Usman, Si Legendaris “Gado-Gado PLN”
Terakhir ada Gado-Gado Pak Usman yang berada di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Kuliner ini dikenal luas dengan sebutan “Gado-Gado PLN” dan sudah menemani pelanggan selama lebih dari dua dekade.
Harga satu porsinya cukup ramah di kantong, yakni sekitar Rp20 ribuan.
Pengunjung bisa memilih menikmatinya dengan lontong atau nasi, lengkap dengan tambahan telur rebus untuk porsi yang lebih mengenyangkan.
Sensasi Gado-Gado Jakarta yang Selalu Dirindukan
Gado-gado bukan sekadar makanan tradisional biasa. Di balik sepiring sayuran dan saus kacang, tersimpan sejarah panjang, cita rasa khas, serta kenangan yang membuat banyak orang selalu kembali mencarinya.
Dari kawasan Kebayoran Baru hingga Cikini dan Glodok, setiap tempat memiliki racikan unik yang membuatnya berbeda satu sama lain.
Baca Juga: Pipa PVC Vinilon Kantongi Sertifikasi Anti Jamur IAPMO, Perkuat Standar Higienitas Hunian Modern
Tak heran jika kuliner khas Indonesia ini tetap bertahan dan dicintai lintas generasi.
Bagi sobat Radar Bogor yang sedang berburu kuliner legendaris di Jakarta, 10 tempat penjual gado-gado ini wajib masuk daftar destinasi berikutnya. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim