RADAR BOGOR - Bagi pecinta sambal dengan cita rasa segar, asam, dan pedas, resep sambal ikan kembung ini wajib dicoba.
Berbeda dengan sambal pada umumnya yang digoreng atau ditumis, sambal ikan kembung ini disajikan dalam keadaan mentah sehingga menghasilkan rasa yang lebih segar dan asam yang benar-benar terasa.
Potongan ikan kembung yang gurih berpadu sempurna dengan sambal, menciptakan sensasi rasa yang meresap hingga ke dalam daging ikan.
Resep sambal ikan kembung ala Chef Devina Hermawan ini cocok disajikan untuk 4 hingga 5 porsi, sangat pas untuk menu makan siang atau makan malam bersama keluarga, ditambah lalapan segar dan tempe goreng sebagai pelengkap.
Baca Juga: Resep Mochi Pisang Ijo, Cemilan Enak yang Mudah Dibuat di Rumah
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Bahan Ikan:
- 200 gram ikan kembung banjar
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok makan minyak untuk menggoreng
Bahan Sambal:
- 10 siung bawang merah
- 2 buah tomat merah
- 6 buah cabai rawit merah
- 15 buah cabai rawit hijau
- 4 gram terasi
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh kaldu jamur atau penyedap rasa
- 2 sendok teh gula pasir
- 2 sendok teh asam jawa
- 2 buah jeruk limau
Bahan Pelengkap:
- Daun kemangi
- Timun segar
Cara Membuat Sambal Ikan Kembung
- Siapkan ikan kembung yang masih segar agar tidak menghasilkan aroma amis. Sayat-sayat bagian daging ikan agar matang merata, lalu taburi dengan garam secukupnya.
- Goreng ikan kembung dengan sedikit minyak menggunakan teknik pan fry hingga seluruh sisinya matang dan berwarna agak kecokelatan.
- Cara ini membuat aroma ikan menjadi lebih harum dan mengurangi aroma amis. Jika lebih suka, ikan juga bisa digoreng dengan metode deep fry maupun air fryer.
- Setelah matang, angkat ikan dan biarkan hingga agak dingin. Sambil menunggu, iris tipis bawang merah dalam kondisi mentah, mirip seperti pembuatan sambal matah atau dabu-dabu.
- Bagi yang sensitif dengan aroma bawang merah mentah, bawang bisa ditumis sebentar atau disiram dengan minyak panas terlebih dahulu.
- Iris juga cabai rawit merah dan cabai rawit hijau sesuai selera. Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
- Bakar atau goreng terasi hingga harum, lalu masukkan ke dalam mangkuk bersama bawang merah dan cabai rawit yang sudah diiris.
- Tambahkan garam, kaldu jamur, gula pasir, dan asam jawa ke dalam campuran tersebut. Remas-remas seluruh bahan hingga terasi halus merata dan asam jawa larut sempurna.
- Peras jeruk limau ke dalam campuran sambal, gunakan dalam jumlah cukup banyak agar rasa asam segarnya benar-benar terasa.
- Masukkan tomat merah yang sudah dipotong-potong (dimasukkan belakangan agar tidak terlalu hancur saat diremas), lalu aduk rata dengan bumbu sambal lainnya.
- Suwir-suwir ikan kembung yang sudah digoreng, pastikan untuk membuang duri-durinya terlebih dahulu, kemudian campurkan ke dalam sambal.
- Aduk seluruh bahan hingga rata. Pada awalnya sambal akan terlihat agak kering, namun lama-kelamaan tomat akan mengeluarkan air alami sehingga sambal menjadi lebih segar dan meresap ke dalam ikan.
- Sajikan sambal ikan kembung dengan pelengkap daun kemangi dan irisan timun segar. Nikmati bersama nasi hangat dan tempe goreng untuk sensasi makan yang lebih lengkap.
Tips Membuat Sambal Ikan Kembung
Gunakan jumlah tomat yang lebih banyak dibandingkan daging ikan agar rasa sambal lebih dominan dan segar.
Ikan kembung dapat diganti dengan jenis ikan laut lain yang memiliki tekstur padat dan tidak mudah hancur, seperti ikan tongkol atau tuna.
Selain ikan, sambal ini juga cocok dipadukan dengan seafood lain seperti udang atau cumi yang direbus maupun dipanggang terlebih dahulu.
Pastikan rasa asam pada sambal cukup kuat, karena rasa asam yang pas akan menyeimbangkan aroma bawang merah mentah dan terasi sehingga hasil akhirnya lebih nikmat.
Jika tidak memiliki asam jawa, bisa digantikan dengan tambahan jeruk nipis atau jeruk limau, meskipun aromanya akan sedikit berbeda.
Dengan bahan-bahan sederhana dan proses memasak yang tidak rumit, sambal ikan kembung ini bisa menjadi menu andalan di rumah.
Rasanya yang segar, asam, dan pedas cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca panas atau sebagai variasi menu makan sehari-hari.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Devina Hermawan