Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

5 Kuliner Legendaris Tasikmalaya yang Wajib Dicoba, Ada yang Bertahan Sejak 1960-an

Yosep Awaludin • Kamis, 16 Juli 2026 | 10:20 WIB
Rekomendasi Kuliner Legendaris di Tasikmalaya. (Foto: Kanal Youtube Yudi Baretto)
Rekomendasi Kuliner Legendaris di Tasikmalaya. (Foto: Kanal Youtube Yudi Baretto)

RADAR BOGOR – Berkunjung ke Tasikmalaya belum lengkap tanpa mencicipi aneka kuliner legendaris yang telah menjadi bagian dari identitas kota ini.

Tak hanya terkenal sebagai daerah dengan kekayaan budaya, Tasikmalaya juga memiliki sederet tempat makan bersejarah yang masih mempertahankan resep turun-temurun dan cita rasa autentik hingga sekarang.

Kuliner-kuliner tersebut tetap eksis selama puluhan tahun, bahkan sebagian telah berdiri sejak era 1960-an.

Keaslian rasa yang dipertahankan membuat tempat-tempat makan ini terus menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan yang datang ke Kota Tasikmalaya.

Dirangkum dari kanal YouTube Yudi Baretto, berikut lima kuliner legendaris Tasikmalaya yang layak masuk dalam daftar destinasi wisata kuliner Anda.

1. Bubur Ayam H. Zaenal

Bubur Ayam H. Zaenal dikenal sebagai salah satu ikon kuliner Tasikmalaya yang telah beroperasi sejak dekade 1960-an.

Baca Juga: 5 Kesalahan Fatal Pemula Mengendarai Motor Kopling, Jangan Sampai Kampasnya Cepat Aus

Banyak pelanggan menjulukinya sebagai bubur ayam premium karena menggunakan ayam kampung asli dalam jumlah melimpah dan dibanderol dengan harga di atas rata-rata.

Bubur ini disajikan dengan gaya Chinese-style, tanpa tambahan kerupuk maupun kacang. Teksturnya cenderung lembut dengan butiran beras yang masih terasa.

Daya tarik utamanya terletak pada topping ayam kampung yang sangat melimpah. Daging dada disuwir halus, sedangkan bagian paha dicincang kecil sehingga menghasilkan tekstur yang empuk. Cita rasanya gurih alami dengan bumbu yang tidak berlebihan.

Harga:

Alamat:

Jl. R. Ikik Wiradikarta No. 33, Kawasan Kalektoran, Tawangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

2. Soto Pataruman 23

Berdiri sejak tahun 1962, Soto Pataruman 23 menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris yang juga dikenal sebagai langganan sejumlah pejabat daerah.

Soto ini menggunakan ayam kampung asli dengan kuah bercita rasa manis khas berkat penggunaan kecap lokal Tasikmalaya yang resepnya tetap dipertahankan hingga kini.

Keunikannya semakin terasa lewat taburan kacang kedelai goreng yang memberikan sensasi renyah saat disantap bersama irisan daun bawang segar.

Bagi penyuka makanan pedas, tersedia sambal cair dari cabai rawit segar yang menambah kenikmatan hidangan.

Baca Juga: UI dan University of Melbourne Perkuat Kerja Sama Global, Perluas Kolaborasi Bidang Riset

Harga:
Rp25.000–Rp50.000

Alamat:
Jl. Pataruman No. 23, Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

3. Rujak Ibu Icar

Sudah melayani pelanggan sejak 1967, Rujak Ibu Icar menjadi salah satu destinasi favorit pencinta rujak buah di Tasikmalaya.

Keistimewaannya terletak pada bumbu gula kelapa yang disaring dua kali sehingga menghasilkan tekstur lebih halus.

Racikan tersebut dipadukan dengan honje atau kecombrang yang menghadirkan aroma harum sekaligus rasa asam segar yang khas.

Menariknya, penggunaan honje membuat bumbu rujak mampu bertahan hingga dua bulan jika disimpan di dalam lemari pendingin.

Porsi yang disajikan pun terkenal sangat besar. Bahkan setengah porsi saja cukup dinikmati oleh beberapa orang. Selain rujak buah, tersedia pula menu lotek dan berbagai pilihan kolak yang diambil langsung dari delapan panci besar.

Harga:
Rp25.000 untuk setengah porsi.

Alamat:
Jl. Tentara Pelajar No. 53, Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

4. Mie Bakso Laksana

Berada di kawasan dekat Masjid Agung Tasikmalaya, Mie Bakso Laksana merupakan salah satu pelopor bakso legendaris di kota tersebut.

Baca Juga: Helm Mulai Bau? Cuci di Prohelmetz Tajur Bogor Mulai Rp40 Ribuan, Bisa Sekalian Service hingga Repaint

Lokasinya yang dahulu berdekatan dengan kantor bupati membuat tempat makan ini dikenal sebagai salah satu favorit kalangan pejabat.

Menu andalannya adalah Yamin Manis yang menggunakan Kecap Anggur, kecap lokal legendaris Tasikmalaya.

Hidangan ini disajikan bersama ayam cincang bagian dada dan taburan daun bawang tanpa tambahan taoge maupun seledri.

Baksonya memiliki bentuk sedikit lonjong dengan kandungan daging sapi yang dominan dan penggunaan tepung yang sangat minim sehingga teksturnya padat serta kenyal.

Pengalaman bersantap semakin lengkap dengan saus bawang khas yang memiliki rasa pedas dan sedikit asam.

Harga:
Rp35.000 per porsi.

Alamat:
Jl. Pemuda No. 5, Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

5. Mie dan Nasi Goreng Nagara Wangi 192

Bagi pencinta kuliner malam, Mie dan Nasi Goreng Nagara Wangi 192 menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

Warung ini merupakan penerus resep legendaris Mie Jaka yang populer sejak era 1960-an dan kini dikelola oleh mantan pegawainya yang telah berpengalaman sejak 1990-an.

Seluruh menu masih dimasak menggunakan tungku arang tradisional sehingga menghasilkan aroma smoky yang menjadi ciri khas.

Baca Juga: Coffee Shop Luas di Tanah Sareal Bogor, Titik Seduh Punya Spot Estetik hingga Live Music Weekend

Mie yang digunakan merupakan buatan sendiri dengan ukuran lebih lebar, tebal, dan bertekstur khas dibandingkan mie pada umumnya.

Pilihan menunya cukup sederhana, yakni Mie Godog, Mie Goreng, dan Nasi Goreng dengan tambahan suiran ayam kampung asli.

Meski tempat makannya sederhana dan berkapasitas sekitar 12 orang, cita rasa yang ditawarkan tetap menjadi daya tarik utama.

Harga:
Rp38.000 per porsi.

Alamat:
Jl. Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Kelima kuliner legendaris tersebut menjadi bukti bahwa Tasikmalaya tidak hanya menawarkan kekayaan budaya, tetapi juga memiliki warisan kuliner yang mampu bertahan lintas generasi. (Renno/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
tempat makan kuliner legendaris tasikmalaya