Bakso Naga Bogor Bertahan Sejak 1980-an, Harga Rp16 Ribu dan Punya Sambal Hijau Khas

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 13:00 WIB
Tampilan Bakso Naga, kuliner legendaris Bogor sejak 1980-an. (Foto: instagram @wisatakulinerbogor)
Tampilan Bakso Naga, kuliner legendaris Bogor sejak 1980-an. (Foto: instagram @wisatakulinerbogor)

RADAR BOGOR – Bagi pencinta kuliner legendaris, Bogor memiliki banyak tempat makan yang menyimpan cerita panjang.  Salah satunya Bakso Naga.

Berada di kawasan Bogor Tengah, Bakso Naga hingga kini masih mempertahankan cita rasa khas sejak mulai dirintis pada era 1980-an.

Keberadaan kedai Bakso Naga tersebut kembali menarik perhatian publik setelah diulas melalui unggahan akun Instagram @wisatakulinerbogor. 

Bakso Naga menjadi salah satu pilihan kuliner yang menawarkan sensasi nostalgia, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin kembali mencicipi rasa bakso yang lekat dengan kenangan masa kecil.

Bukan Bakso Daging Naga

Meski menggunakan nama Bakso Naga, kedai ini tentu tidak menyajikan daging naga sebagai bahan makanan.

Nama tersebut ternyata memiliki cerita tersendiri yang berkaitan dengan lokasi awal usaha ini berdiri.

Baca Juga: Penerapan Absensi Online bagi PPPK September 2026 dan Risiko Potongan Gaji 2 Persen

Usaha Bakso Naga dahulu dirintis dengan berjualan di kawasan Naga Swalayan. Dari situlah nama Bakso Naga kemudian digunakan dan terus melekat hingga saat ini.

Bisnis kuliner tersebut mulai digagas pemiliknya sejak masih muda, sekitar tahun 1985. Setelah berjalan selama puluhan tahun, usaha ini kini diteruskan oleh generasi berikutnya.

Hampir empat dekade perjalanan membuat Bakso Naga menjadi bagian dari cerita kuliner masyarakat Bogor.

Kedai ini tidak hanya dikunjungi untuk makan siang, tetapi juga menjadi pilihan warga untuk sarapan ataupun menikmati hidangan setelah selesai berbelanja.

Punya Sambal Hijau Racikan Sendiri

Salah satu pembeda Bakso Naga dengan kedai bakso lainnya terdapat pada sambal yang digunakan.

Jika kebanyakan penjual bakso menyediakan sambal berbahan cabai rawit merah, Bakso Naga justru menghadirkan sambal hijau racikan sendiri.

Sambal tersebut memberikan sensasi pedas sekaligus kesegaran yang menjadi ciri khas ketika menikmati semangkuk bakso di kedai ini.

Untuk pilihan bakso, pelanggan dapat memilih dua jenis utama, yakni bakso halus dan bakso urat.

Bakso halus memiliki tekstur padat dan renyah, sedangkan bakso urat menawarkan cita rasa yang lebih kuat.

Kuah kaldu gurih menjadi semakin lengkap dengan pilihan menu pendamping yang juga banyak diminati, seperti mie yamin dan kwetiau yamin.

Baca Juga: Magnolia Hills Resort, Pilihan Staycation di Ketinggian Puncak dengan Panorama City Light Bogor

Harga Bakso Mulai Rp16 Ribu

Meski kuliner modern terus berkembang dan menawarkan berbagai pilihan baru, Bakso Naga tetap mempertahankan harga yang terjangkau.

Satu porsi bakso hangat dibanderol sekitar Rp16.000. Sementara bagi pengunjung yang ingin menikmati mie yamin, harganya berada di kisaran Rp17.000 per porsi.

Harga tersebut membuat Bakso Naga tetap menjadi pilihan kuliner yang ramah di kantong untuk masyarakat Bogor.

Jam Buka Bakso Naga Bogor

Bagi yang ingin mencicipi langsung kuliner legendaris ini, Bakso Naga buka setiap hari mulai 07.30 WIB hingga 19.30 WIB.

Namun, pengunjung perlu memperhatikan ketersediaan menu karena kedai dapat tutup lebih cepat apabila persediaan bakso pada hari tersebut sudah habis.

Dengan sejarah panjang, cita rasa yang tetap dipertahankan, sambal hijau khas, serta harga yang terjangkau, Bakso Naga bisa menjadi pilihan bagi warga Bogor maupun wisatawan yang ingin bernostalgia sambil menikmati semangkuk bakso legendaris. (Rana/Tazkia)

Editor : Yosep Awaludin
Bakso Naga bogor kuliner legendaris