RADAR BOGOR – Pecinta kuliner mie di Bandung yang mencari sajian homemade dengan proses pengolahan tanpa bahan kimia berbahaya bisa mencoba Bakmie Iwan.
Kedai Bakmie Iwan yang berada di Jalan Pagarsih No.120, Bandung, ini menawarkan beragam olahan mi buatan sendiri dengan resep yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Bakmie Iwan menarik perhatian karena mengedepankan proses pembuatan mi yang diklaim tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna, maupun air abu.
Konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen yang memperhatikan keamanan makanan, termasuk mereka yang memiliki kekhawatiran terhadap masalah pencernaan.
Keunikan dan proses pembuatan mi di Bakmie Iwan turut dibagikan akun Instagram kuliner @doeat.bdg melalui unggahan terbarunya.
Dalam video tersebut, pemilik Bakmie Iwan menjelaskan bahwa seluruh produk mi di kedainya dibuat secara mandiri dengan memperhatikan kualitas serta keamanan pangan untuk para pelanggan.
Baca Juga: KPM Exclude Jangan Cemas! Desil yang Tinggi Bisa Turun, Status Bansos PKH BPNT Aktif Lagi
Pemilik Bakmie Iwan mengatakan, mi yang mereka produksi dibuat tanpa tambahan pengawet, pewarna, dan air abu.
Dengan proses tersebut, sajian mi di kedai ini diklaim dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang memiliki masalah maag.
“Seluruh mi kami dibuat tanpa pengawet, tanpa pewarna, dan tidak menggunakan air abu. Karena itu, mi ini disebut aman untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah maag,” ujar pemilik Bakmie Iwan dalam wawancara yang diunggah akun Instagram @doeat.bdg.
Berbeda dengan sejumlah kedai mi yang menggunakan satu jenis adonan dasar untuk seluruh menu, Bakmie Iwan membuat tiga varian mi secara terpisah. Setiap jenis mi memiliki karakter tekstur dan sensasi berbeda saat disantap.
Varian pertama adalah Mie Karet Asin Ayam Kampung. Mi pada menu ini memiliki ukuran yang lebih tebal dengan tekstur kenyal dan chewy.
Sajian tersebut dilengkapi potongan daging ayam kampung seperempat bagian yang diolah hingga menghasilkan rasa gurih dan tekstur empuk.
Kemudian terdapat Mie Lebar Manis Ayam Rica. Menu ini menggunakan mi dengan bentuk lebih lebar dan tebal yang dipadukan bersama topping ayam rica. Perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa manis, pedas, dan gurih.
Pilihan berikutnya adalah Mie Halus Asin Ayam Jamur. Menu ini ditujukan bagi pelanggan yang lebih menyukai mi berukuran tipis dengan tekstur yang lebih lembut.
Tak hanya menyediakan menu mi sebagai sajian utama, Bakmie Iwan juga menawarkan sejumlah pilihan pelengkap.
Baca Juga: Bank bjb Kantor Cabang Pangandaran Resmi Beroperasi, Optimistis Garap Potensi Wisata hingga UMKM
Pengunjung dapat menikmati pangsit goreng dengan tekstur renyah hingga menu Kuah Komplit yang menggunakan kaldu ayam sebagai dasar.
Porsi isian Kuah Komplit juga cukup beragam. Dalam satu sajian, pelanggan dapat menemukan berbagai pelengkap seperti bakso, ceker ayam, pangsit basah, hingga babat.
Hal menarik lainnya, pelanggan Bakmie Iwan dapat menambahkan sendiri berbagai kondimen sesuai selera tanpa dikenakan biaya tambahan.
Bawang goreng, sambal, dan acar segar tersedia di area meja penyajian untuk melengkapi hidangan.
Untuk pilihan minuman, pengunjung juga dapat memesan es teh manis dengan porsi jumbo sebagai pendamping menikmati sajian mi.
Selain mengedepankan konsep mi homemade tanpa pengawet dan pewarna, Bakmie Iwan di kawasan Pagarsih juga menjadi pilihan bagi konsumen yang memperhatikan kepastian kehalalan makanan.
Kedai Bakmie Iwan diketahui telah mengantongi Sertifikat Halal resmi dari Majelis Ulama Indonesia atau Halal Indonesia.
Baca Juga: Kenapa TPG Agustus Belum Cair hingga September Padahal SKTP Sudah Terbit? Ini Penyebabnya
Dengan demikian, pengunjung dapat menikmati berbagai menu yang tersedia dengan tambahan kepastian mengenai status kehalalan produk yang disajikan.
Bagi pencinta mi yang sedang berburu kuliner di Bandung, Bakmie Iwan di Jalan Pagarsih No.120 dapat menjadi salah satu pilihan untuk menikmati beragam karakter mi homemade. (Rana/Tazkia)
Editor : Yosep Awaludin