RADAR BOGOR - Bagi pencinta menu bento ala Jepang, ebi furai bisa menjadi pilihan menarik untuk dibuat sendiri di rumah.
Chef Devina Hermawan membagikan resep crunchy ebi furai yang lebih praktis namun tetap menghasilkan tekstur renyah maksimal, berkat trik unik menggunakan gabin atau cream crackers sebagai campuran pelapis.
Menu ini cocok dijadikan isian bento sehat dan bergizi, lengkap dengan pelengkap seperti tamagoyaki, tumis sayuran, dan nasi putih.
Baca Juga: Hanami Suki Bogor, All You Can Eat dengan Daging Premium dan Pelayanan Terbaik
Bahan-Bahan (Untuk 5-6 Porsi)
- 300 gr (16 pcs) udang kupas
Bahan Pelapis Basah
- 4 sdm tepung terigu protein sedang
- 1 sdm maizena
- ¾ sdt garam
- ½ sdt kaldu jamur
- ½ sdm gula pasir
- 1/8 sdt merica
- ½ sdt baking powder
- 2 siung bawang putih
- 1 butir telur
- 2 sdm air
Baca Juga: Festival Kuliner Bandung 2026 Hadirkan 88 Tenant, Ajak Pengunjung Nostalgia ke Era Tempo Doeloe
Bahan Pelapis Kering
- 10 keping gabin asin (cream crackers)
- 45 gr tepung roti putih
Bahan Pelengkap
- Mayones
- Saus tartar (opsional)
- Tamagoyaki
- Tumis sayuran
- Buah potong
- Nasi putih
Baca Juga: Ketan Durian Omah Ichi, Hidden Gem di Pekapuran yang Wajib Dicoba Pencinta Durian
Cara Membuat
Siapkan udang yang sudah dikupas dengan menyisakan bagian buntut. Bersihkan bagian punggung udang menggunakan tusuk gigi, lalu tarik perlahan untuk mengeluarkan kotoran.
Sayat bagian bawah udang sekitar 3 hingga 4 sayatan, tergantung ukuran udang yang digunakan.
Setelah disayat, tekan perlahan udang hingga terdengar bunyi "krek" agar bentuknya menjadi lurus dan tidak melengkung saat digoreng. Lakukan dengan hati-hati agar udang tidak patah.
Baca Juga: Ketan Durian Omah Ichi, Hidden Gem di Pekapuran yang Wajib Dicoba Pencinta Durian
Buat adonan pelapis basah dengan mencampurkan tepung terigu, tepung maizena, garam, kaldu jamur, gula pasir, merica, dan baking powder.
Baking powder berfungsi membantu tekstur udang menjadi lebih renyah, juicy, dan tidak alot saat digoreng, mirip dengan tekstur udang kristal.
Tambahkan bawang putih yang sudah dihaluskan, lalu masukkan telur dan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan mengental dan menyatu sempurna.
Celupkan udang ke dalam adonan basah sambil diratakan agar bumbu meresap ke seluruh permukaan udang. Jika diinginkan, udang dapat dimarinasi terlebih dahulu selama 10 hingga 15 menit.
Baca Juga: Twnty Four Backyard Bogor, Cafe Baru dengan Konsep Casual Dining yang Homey
Sambil menunggu proses marinasi, siapkan bahan pelapis kering dengan menghancurkan gabin atau cream crackers, lalu campurkan dengan tepung roti putih hingga tercampur rata. Campuran ini akan memberikan tekstur pelapis yang lebih kasar namun tetap renyah saat digigit.
Celupkan udang yang telah dimarinasi ke dalam campuran tepung kering hingga seluruh permukaan udang tertutup rata. Untuk hasil yang lebih rapi, udang dapat ditekan-tekan menggunakan alas seperti sushi mat.
Ulangi proses pelapisan pada seluruh udang hingga habis. Udang yang sudah dilapisi siap digoreng langsung atau disimpan dalam freezer sebagai stok untuk digoreng di lain waktu.
Panaskan minyak, lalu goreng udang dalam minyak panas selama sekitar 2 menit untuk udang segar, atau sekitar 3 menit jika udang dalam kondisi beku, hingga berwarna golden brown.
Baca Juga: Shawarma Khas Suriah Segera Hadir di Bogor, Bakal Ada Kejutan
Angkat ebi furai yang sudah matang, lalu sajikan bersama pelengkap seperti mayones, saus tartar, tamagoyaki, tumis sayuran, buah potong, dan nasi putih sebagai menu bento yang lengkap dan bergizi.
Tips Membuat
Ukuran udang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, namun ukuran ideal adalah udang dengan isi sekitar 25-30 ekor per kilogram untuk hasil yang premium.
Ukuran yang lebih besar (isi 20) juga bisa digunakan, sementara ukuran isi 40 masih memungkinkan meski hasilnya tidak terlalu besar.
Baca Juga: 5 Kuliner Legendaris di Empang Bogor, Ada yang Berdiri Sejak 1890
Jika tidak memiliki gabin atau cream crackers, tepung roti (bread crumbs) biasa tetap bisa digunakan sebagai pengganti.
Gunakan pelapis kering dalam satu lapis saja agar tekstur udang tidak menjadi alot akibat terlalu banyak lapisan tepung basah dan kering.
Udang beku bisa langsung digoreng tanpa perlu dicairkan terlebih dahulu, karena ukurannya yang tidak terlalu tebal membuat proses pematangan berlangsung cepat.
Aroma bawang putih pada adonan basah memberikan sentuhan gurih ekstra yang menjadi ciri khas ebi furai buatan sendiri.
Ebi furai dengan pelapis gabin ini menghasilkan tekstur luar yang tebal namun tetap renyah saat digigit, dipadukan dengan daging udang yang juicy dan sedikit manis di dalamnya. Menu ini sangat cocok dijadikan bekal bento sehat dan bergizi untuk keluarga di rumah.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Devina Hermawan