RADAR BOGOR – Ahmad Dhani terang-terangan mengaku mengalami kerugian besar imbas memundurkan konser Dewa 19 featuring All Stars 2.0 yang bakal dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Dari yang semula dijadwalkan pada 18 Januari menjadi 6 September mendatang.
’’Kerugiannya lumayan memang. Ya, ada lah miliaran,” ucap Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/12) malam.
Kerugian itu disebabkan banyaknya penyesuaian dari segi teknis yang harus dilakukan Dewa 19 dan promotor akibat penjadwalan ulang tersebut.
Apalagi, pengunduran itu dilakukan jelang tiga minggu pelaksanaannya dan saat semua persiapan telah lengkap.
’’Jadi, kami udah benar-benar ready. Udah berkunjung sama personel Mr. Big dan lainnya, udah bangun chemistry juga,” kata Sugiresky, CEO PT Dewa19 All Stars Promotor.
Keputusan itu diambil bermula dari kritik pedas warganet di media sosial.
Mereka khawatir konser Dewa 19 featuring All Stars 2.0 akan merusak kondisi rumput di SUGBK jelang kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs Bahrain yang digelar pada Maret mendatang.
’’Awalnya itu ada gunjingan netizen di Instagram. Kami harus mengalah dan mengundur konser karena ini untuk kepentingan nasional,” tutur Dhani.
Kendati demikian, pihak Dhani telah menyiapkan sejumlah kompensasi untuk menebus kekecewaan Baladewa-Baladewi (penggemar Dewa 19) pemilik tiket.
Promotor juga akan memberikan jersi eksklusif limited edition Dewa 19 serta menyediakan opsi refund.
Dhani juga menyebut tidak menutup kemungkinan bakal menambah bintang tamu baru.
’’Banyak kemungkinan yang sebelumnya sempat nggak bisa, mudah-mudahan di tanggal ini bisa. Kalau nggak, ya Once bisa lah,” ucap Dhani.
Konser Dewa 19 featuring All Stars 2.0 akan menampilkan sejumlah musisi ternama nasional hingga internasional.
Di antaranya, Ari Lasso, Virzha, dan Ello.
Ada pula John Waite dari Bad English, Gary Cherone dan Nuno Bettencourt dari Extreme, Eric Martin dan Billy Sheehan dari Mr. Big, Ron Thal alias Bumblefoot, Dino Jelusick, serta Derek Sherinian. (shf/c7/len)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim