Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Taman Margasatwa Ragunan, Padat Pengunjung Bukan Alasan Untuk Tidak Berwisata

Administrator • Minggu, 10 Maret 2024 | 08:37 WIB
Photo
Photo


JAKARTA-RADAR BOGOR, Indonesia memiliki kekayaan hayati yang meliputi berbagai jenis hewan langka dan dilindungi. Bagi masyarakat pecinta hewan dan yang ingin memperluas pengetahuannya, mereka dapat memuaskannya melalui destinasi wisata yang tersedia di Indonesia.





Taman Margasatwa Ragunan adalah tempat wisata untuk mengeksplorasi keberagaman hayati. Dengan luasnya area taman ini, pengunjung memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung hewan-hewan endemik Indonesia dan memahami peran penting mereka dalam ekosistem lokal maupun global.





Taman Margasatwa Ragunan terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia. Kebun binatang ini memiliki luas sekitar 147 hektar dan didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya, wisatawan akan menemukan berbagai koleksi satwa yang mencakup 295 spesies dengan 4040 spesimen.





Selain itu, taman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk Pusat Primata Schmutzer, Taman Refleksi, dan Taman Satwa Anak. Taman Margasatwa Ragunan buka dari hari Selasa hingga Minggu, pukul 07:00 hingga 16:00 WIB. Namun, pada hari Senin, taman ini tutup karena merupakan hari libur bagi satwa di sana.





Perjalanan Menuju Taman Margasatwa Ragunan





Pada hari Minggu, tanggal 25 Februari 2024, penulis memutuskan untuk mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan sebagai cara untuk meremajakan diri sejenak dari rutinitas yang padat.





Sebelum berangkat, penulis terlebih dahulu memesan tiket masuk secara online melalui aplikasi resmi dengan harga 4 ribu rupiah. Hal ini dilakukan untuk menghindari antrian panjang di loket masuk.





Penulis memulai perjalanan dari rumahnya di Bojonggede saat cuaca cerah pada pukul 10.00 WIB. Memilih untuk menaiki angkot menuju skybridge Stasiun Bojonggede, hanya memakan waktu sekitar 3 menit perjalanan.





Setelah itu, penulis melangkah di atas skybridge yang cukup panjang menuju area Stasiun Bojonggede. Penulis segera menuju peron 2 dan tidak membutuhkan waktu lama, kereta tujuan penulis tiba tepat waktu.





Meskipun hari itu merupakan akhir pekan, suasana di dalam kereta terasa nyaman dan tidak begitu ramai, sehingga penulis dapat merasakan kenyamanan selama perjalanan menuju tujuannya.





Hal yang paling menyenangkan bagi penulis saat di kereta adalah menikmati pemandangan luar melalui jendela kereta sehingga memberikan pengalaman yang menyegarkan dan menghibur.





Ketika kereta berhenti di beberapa stasiun, beberapa penumpang lanjut usia berdatangan. Penulis dengan hati penuh kagum menyaksikan banyaknya penumpang lain yang dengan penuh kesadaran dan kebaikan hati memberikan tempat duduknya kepada yang lebih membutuhkan.





Perjalanan di kereta menghabiskan waktu selama 27 menit dan penulis tiba di stasiun tujuannya, yaitu Stasiun Tanjung Barat.





Dengan cuaca panas yang tidak terlalu Terik, penulis melanjutkan perjalanan menuju Jalan Lenteng Agung Raya, menyeberangi flyover, dan menuju pangkalan angkot nomor 19 berwarna merah untuk langsung menuju Taman Margasatwa Ragunan.





Penulis tiba di gerbang utara Taman Margasatwa Ragunan pada pukul 10.58 WIB. Sebelum masuk, penulis memutuskan untuk terlebih dahulu membeli makanan dan minuman.





Beberapa masyarakat di sana mengatakan bahwa harga penjualan di dalam Taman Margasatwa Ragunan cukup mahal. Hal ini dilakukan agar dapat menghemat pengeluaran selama berwisata.





Proses masuk dimulai dengan pemindaian tiket yang telah dipesan secara online. Di sana penulis langsung disambut dengan keramaian yang luar biasa dari pengunjung. Sebagian besar pengunjung adalah keluarga atau murid-murid yang sedang mengikuti study tour ke Taman Marga Satwa Ragunan.





Mereka datang untuk menikmati suasana alam dan berinteraksi dengan beragam spesies hewan yang ada. Meskipun jumlah pengunjung Taman Margasatwa Ragunan cukup padat, mereka tidak merasa resah dan tetap menikmati wisatanya.





Seperti hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis dengan salah satu pengunjung yang bernama Sasa dari Tangerang. Sasa menyatakan bahwa walaupun suasana Taman Margasatwa Ragunan sangat ramai di hari Minggu, perjalanan dan pengalaman wisatanya tidak terganggu.





Menurutnya, kepadatan pengunjung tidak mengurangi keseruannya dalam mengeksplorasi keberagaman hewan yang ada di kebun binatang ini. Ia bahkan merasa bahwa kehadiran banyak pengunjung menambah kesan hidup dan memperkaya pengalaman wisatanya dengan suasana yang riuh dan ramai.





Baginya, kunjungan ke Taman Margasatwa Ragunan tidak hanya sekadar liburan biasa, tetapi juga menjadi momen berharga yang memperkaya pengetahuannya tentang fauna Indonesia.





Akhir Perjalanan





Meskipun perjalanan menuju Taman Margasatwa Ragunan terbilang singkat, penulis dapat merasakan kesan yang luar biasa.





Mulai dari merasakan perjalanan di kereta dengan menikmati pemandangan dan menemukan kisah haru sekaligus mengagumkan dari para penumpang lain, hingga sambutan dari banyaknya pengunjung yang hadir di kebun binatang.





Selain itu, penulis yang sebagai pecinta hewan pun dapat merasa dekat dengan kehidupan liar, karena Taman Margasatwa Ragunan merupakan rumah bagi beragam spesies binatang yang dapat diamati dan dipelajari dengan lebih dekat. (*)





Penulis : Fatimah Azzahra J0401221152
Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University





Editor : Yosep


Editor : Administrator