RADAR BOGOR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah terjun melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hasilnya, BNPB optimistis curah hujan di wilayah Kalimantan Timur tersebut sudah bisa dikendalikan.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, TMC di IKN dilakukan secara lintas sektor.
Yakni, kerja sama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta BNPB.
’’Karena di sana (IKN) masih sering hujan, beberapa minggu ini kami gelar operasi TMC gabungan,’’ terang dia.
Secara keseluruhan sudah lebih dari 90 kali TMC dilakukan di langit IKN.
BNPB, kata dia, ikut serta dalam tugas tersebut kurang lebih sejak dua pekan lalu.
’’Alhamdulillah, dengan TMC gabungan curah hujan di IKN bisa dikendalikan,’’ bebernya.
Selain penting untuk memastikan agar pembangunan IKN berjalan sesuai rencana, TMC di IKN penting demi memastikan tidak terjadi banjir.
Dalam melaksanakan TMC, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG.
"BMKG memprediksi kalau musim hujannya sudah beralih ke musim kemarau (TMC) kami hentikan,’’ jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto juga membawa dan menyerahkan buku Kajian Risiko Bencana IKN.
Buku tersebut sudah diserahkan kepada Badan Otorita IKN.
’’Itu antara lain (dalam buku tersebut) adalah early warning system. Karena dalam penanganan bencana keseluruhan yang paling utama adalah pencegahan,’’ jelasnya.
Meski IKN berada di daerah tanpa gunung api dan tidak dilalui sesar, buku panduan tersebut tetap diperlukan. (syn/c19/bay)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim