Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kolaborasi Bareng Yayasan IJB Network, Disnaker Kota Bogor Buka Peluang Pengiriman Tenaga Kerja ke Jepang

Reka Faturachman • Jumat, 11 Oktober 2024 | 20:14 WIB
Disnaker Kota Bogor, membuka peluang pengiriman tenaga kerja asal Kota Bogor ke Jepang dengan berbagai bidang profesi.
Disnaker Kota Bogor, membuka peluang pengiriman tenaga kerja asal Kota Bogor ke Jepang dengan berbagai bidang profesi.

RADAR BOGOR, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bogor, membuka peluang pengiriman tenaga kerja bagi masyarakat Kota Bogor ke Jepang dengan berbagai bidang profesi.

Kepala BLK Kota Bogor, Gita Ratna Novi menerangkan peluang pengiriman tenaga kerja tersebut berasal dari program Specified Skilled Worker hasil kolaborasi antara Disnaker Kota Bogor dengan Yayasan Indonesian-Japan Bussiness Network (IJB Net).

"Program ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang berminat bekerja di Jepang. Lebih jauh kami berhara program ini dapat mengentaskan persoalan pengangguran di Kota Bogor," terang Gita dalam kegiatan Open House Program SSW, Jumat (11/10/2024).

Namun sebelum berangkat dan bekerja di Jepang calon tenaga kerja mesti menjalani seleksi dan pelatihan terlebih dahulu di BLK.

Koordinator Program SSW, Yani M Jaya menjelaskan, terdapat 16 bidang profesi yang dapat dipilih oleh tenaga kerja dalan program ini. Beberapa di antaranya keperawatan, pertanian, perhotelan, restoran, dan industri makanan dan minuman.

Yani menyebut program ini diperuntukan bagi pemuda Indonesia yang berusia 18-30 tahun dengan minimun pendidikan SMP (untuk bidang pertanian) dan SMA atau SMK untuk bidang lain.

"Untuk tahapannya setelah mendaftar mereka akan diseleksi terlebih dahulu. Meliputi seleksi admibmnistrasi, tinggi badan, berat badan, tidak bertato, kesehatab, psikotes, hingga wawancara dengan mitra kami di Jepang," terang Yani.

Setelah lulus seleksi, calon tenaga kerja akan mengikuti pelatihan Bahasa Jepang dan pendidikan keahlian bidang profesi. Pendidikan dan pelatihan ini akan berlangsung selama 6 bulan.

Yani menyebut bidang terdekat yang akan disalurlam yakni bidang profesi pertanian. Bidang selanjutnya yakni bidang perhotelan, restoran, dan industri makanan dan minuman.

"Untuk bidang pertanian pendaftarannya akan ditutup besok. Tapi kalau masih ada yang ingin ikut tidak menutup kemungkinan akan kami pertimbangkan untuk dilibatkan. Sementara untuk pendidikan akan dimulai 28 Oktober 2024," terangnya.

Hingga saat ini, Yani mengatakan pihaknya mencatat terdapat 50 peserta yang sudah mendaftarkan diri dalam program ini.

"Kebutuhan tenaga kerja di Jepang sangat besar. Ditagetkan sampai akhir 2029 ada lebih dari 800 ribu orang yang disalurkan.

Saat ini yang masih terbanyak dari Vietnam, lebih dari 50 persen. Sementara di Indonesia masih di bawah 20 ribu orang," ungkap Yani.(fat)

Editor : Alpin.
#kota bogor #jepang #disnaker #tenaga kerja