RADAR BOGOR - Ingin merayakan Lebaran 2025 di kampung halaman, para pemudik ini malah jadi korban penipuan tiket palsu mudik gratis Pemprov DKI Jakarta.
Untuk mengobati rasa kecewanya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan para pemudik yang menjadi korban penipuan tiket palsu tetap bisa berangkat mudik ke kampung halaman.
Pemprov DKI sudah menyiapkan dua bus cadangan agar para pemudik ini tetap bisa bertemu keluarga di kampung.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, dua bus tambahan ini akan mengangkut para pemudik yang menjadi korban penipuan tiket palsu mudik gratis.
Para pemudik ini bakal diberangkatkan ke Yogyakarta dengan rute melintasi Tegal, Pekalongan, dan Semarang.
“Dalam pelaksanaannya (Mudik Gratis) Pemprov DKI Jakarta menambahkan 2 unit bus cadangan menuju Yogyakarta. Bus ini melintasi Tegal, Pekalongan, dan Semarang untuk mengakomodir (korban penipuan tiket palsu),” ujar Syafrin, Minggu (30/3/2025).
Dia menjelaskan, bus cadangan ini tak hanya untuk korban tiket palsu, tetapi juga untuk peserta Mudik Gratis lainnya.
Terutama mereka yang terlambat hadir akibat berdomisili di luar Jakarta serta bagi mereka yang e-tiketnya tidak sesuai dengan identitas diri.
Syafrin memastikan, program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2025 berjalan tanpa hambatan meski jumlah peserta melonjak signifikan.
Pada Rabu, 26 Maret 2025, Dishub telah memberangkatkan 10 unit truk yang mengangkut 358 unit sepeda motor milik peserta Mudik Gratis dari Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.
“Jumlah ini meningkat sebanyak 19,3 persen dari target awal yaitu 300 unit sepeda motor,” jelas Syafrin.
Truk-truk tersebut menuju empat kota utama, yaitu Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Wonogiri. Namun, pengiriman ke Kebumen dan Sidoarjo dibatalkan karena jumlah pendaftar tidak memenuhi kapasitas minimal truk.
Puncak keberangkatan terjadi pada Kamis, 27 Maret 2025. Sebanyak 15.049 peserta Mudik Gratis diberangkatkan dari Monas menuju 20 kota di enam provinsi.
“Jumlah peserta ini meningkat sebanyak 7,68 persen dari target awal sebanyak 13.975 peserta,” ungkap Syafrin.
Ribuan pemudik mulai bergerak dari Monas antara pukul 08.30 hingga 10.30 WIB menggunakan 325 unit bus. Keamanan perjalanan pun dipastikan dengan pemeriksaan ramp check untuk semua kendaraan sebelum diberangkatkan.
“Seluruh kendaraan, baik truk maupun bus dalam Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2025 telah melalui proses ramp check untuk memastikan keamanan dan kelaikan jalan sebelum diberangkatkan,” imbuhnya.(jpc)
Editor : Alpin.