RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial atau bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua mulai Senin, 17 Juni 2025.
Informasi ini menjadi kabar baik bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah menanti pencairan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pencairan BPNT kali ini mencakup alokasi selama tiga bulan, yakni April, Mei, dan Juni 2025. Dengan nominal bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan, maka total yang diterima oleh masing-masing KPM mencapai Rp600 ribu.
Dana tersebut bisa dicairkan sekaligus melalui ATM BNI, e-warung resmi, maupun Kantor Pos tergantung wilayah distribusi.
BPNT merupakan program bantuan pemerintah dalam bentuk uang tunai untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, tahu, tempe, dan sebagainya.
Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat miskin dan rentan miskin memenuhi kebutuhan dasar pangan.
Selain BPNT, pencairan bantuan PKH juga dilakukan bersamaan. Besaran bantuan PKH bervariasi tergantung kategori penerima manfaat dalam keluarga, seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas berat, serta anak usia sekolah.
Dana PKH disalurkan langsung ke rekening KKS masing-masing penerima dan bisa digunakan untuk kebutuhan pendidikan dan kesehatan.
Terdapat Bonus tambahan BPNT sebesar Rp400 ribu serta bantuan beras seberat 20 kg yang akan disalurkan ke KPM tertentu.
Meski belum ada pengumuman resmi dari Kementerian Sosial, informasi ini disebut berasal dari sumber internal yang kerap membocorkan data bansos sebelumnya.
Jika benar direalisasikan, tambahan BPNT Rp400 ribu ini kemungkinan besar diberikan sebagai bentuk penyesuaian harga bahan pokok yang melonjak dan bentuk kompensasi atas penundaan pencairan sebelumnya.
Begitu juga bantuan beras 20 kg disebut akan kembali dibagikan dalam waktu dekat, menyusul program cadangan pangan pemerintah. Untuk mengecek apakah dana sudah cair, masyarakat bisa mengikuti beberapa langkah berikut:
1. Melalui ATM BNI
Gunakan Kartu KKS Anda untuk mengecek saldo langsung di mesin ATM BNI atau tarik tunai jika dana sudah masuk.
2. Melalui e-Warung atau Agen Bansos
KPM bisa membawa KKS ke e-warung atau agen penyalur bansos resmi untuk menanyakan status bantuan.
3. Lewat Aplikasi dan Website Kemensos
Aplikasi Cek Bansos Kemensos (unduh di Play Store) atau Website resmi: siks.kemsos.go.id
Di sini, masukkan data seperti NIK, nama lengkap sesuai KTP, dan wilayah untuk mengecek status penerima.
4. Melalui Kantor Pos
Bagi daerah tertentu, bansos akan disalurkan melalui Kantor Pos. Penerima akan mendapatkan undangan resmi yang berisi waktu dan tempat pencairan.
Kemensos dan pemerintah daerah menegaskan bahwa pencairan bansos tidak dipungut biaya apapun. Semua dana diterima utuh sesuai hak masing-masing KPM.
Bagi masyarakat penerima manfaat, jangan sampai ketinggalan informasi pencairan BPNT dan PKH tahap 2 ini. Segera cek KKS Anda di ATM, e-warung, atau kantor pos sesuai wilayah distribusi. Jika belum cair hari ini, pantau terus secara berkala karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap per wilayah dan kecamatan.
Untuk bonus tambahan dan bantuan beras 20 kg, kita tunggu pengumuman resminya dari Kemensos dalam beberapa hari ke depan. Tetap waspada terhadap hoaks dan hanya percayai informasi dari sumber resmi. ***
Editor : Eka Rahmawati