RADAR BOGOR - Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengalami kegagalan pencairan dana bansos PKH dan BPNT setelah mereka mengganti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang rusak, hilang, atau sudah tidak berlaku.
Kondisi tersebut kerap sering menimbulkan kepanikan, padahal proses ini wajar terjadi kalau ada ketidaksesuaian data atau kendala teknis.
Agar tidak bingung, berikut penjelasan penyebab utama dan langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
1. Nomor Kartu KKS Berubah dan Belum Terkoneksi dengan Rekening Lama
Saat KPM menerima KKS pengganti, biasanya kartu baru memiliki nomor yang berbeda dari kartu sebelumnya.
Perubahan ini membuat sistem bank perlu waktu untuk mengaitkan kembali data rekening lama ke kartu yang baru.
Jika sinkronisasi ini belum tuntas, maka transaksi pencairan bansos akan otomatis tertolak atau tertunda.
2. Data Kartu Belum Terupdate di Sistem Pusat
Penggantian kartu harus dilaporkan dan dicatat di sistem pusat, termasuk ke sistem milik Himbara dan Kemensos.
Jika belum dilakukan pembaruan data secara menyeluruh, maka sistem tetap membaca data lama, sehingga transaksi pencairan tidak bisa dilakukan.
Inilah alasan mengapa meskipun kartu baru sudah diterima, dana belum juga masuk.
3. Kartu Belum Diaktivasi secara Resmi
Kartu KKS yang baru tidak otomatis aktif. Proses aktivasi diperlukan agar rekening bisa menerima transfer dari pemerintah.
Jika aktivasi belum dilakukan, maka semua proses transfer akan gagal meskipun data lainnya sudah benar.
KPM biasanya harus datang langsung ke bank untuk proses ini atau mengikuti jadwal aktivasi massal dari pihak pendamping sosial.
4. Sistem Bank Meminta Verifikasi Tambahan
Beberapa bank memiliki sistem keamanan berlapis yang akan melakukan verifikasi ulang atas data penerima, apalagi jika ada perubahan kartu atau informasi pribadi.
Verifikasi ini bisa meliputi pencocokan NIK, nama di KTP, hingga nomor rekening lama.
Selama proses ini belum selesai, maka sistem tidak mengizinkan transaksi apapun masuk ke rekening penerima bansos.
5. Perbedaan Nama di KTP dan ATM Mempengaruhi Validasi
Masalah sekecil satu huruf pada nama yang tertera di KTP dan yang terdaftar di sistem bank bisa menyebabkan gagalnya validasi.
Sistem pusat biasanya bersifat sangat ketat dan tidak toleran terhadap perbedaan nama, bahkan jika hanya terdapat selisih satu karakter.
Akibatnya, sistem menolak pencairan dana sampai proses koreksi atau verifikasi manual dilakukan oleh petugas bank.
6. Sistem Masih Membaca Data Lama Akibat Bug atau Gangguan Teknis
Selain persoalan data, sistem bank penyalur atau sistem milik Kemensos bisa saja mengalami gangguan atau bug internal.
Hal ini menyebabkan sistem gagal membaca data terbaru dari KPM meskipun sebenarnya data tersebut sudah benar.
Jika ini terjadi, solusi tercepat adalah melapor dan menunggu proses perbaikan internal dari pihak bank atau instansi terkait.
Solusi Jika Dana Bansos Gagal Masuk Setelah Ganti Kartu
Apabila Anda mengalami kendala seperti di atas, berikut langkah-langkah praktis yang bisa segera dilakukan agar proses pencairan dana bansos dapat berjalan kembali:
- Segera hubungi customer service dari bank penyalur (BRI, Mandiri, BTN, atau BSI).
- Pastikan kartu KKS baru sudah diaktivasi secara resmi.
- Verifikasi bahwa rekening lama masih aktif dan sudah dikaitkan dengan kartu baru.
- Periksa kembali apakah nama di KTP sudah sama persis dengan nama di data bank.
- Jika perlu, minta pendamping PKH atau BPNT untuk membantu proses validasi ulang ke sistem pusat.
- Setelah semua data dipastikan benar, coba lakukan transaksi kembali beberapa hari setelah proses verifikasi selesai.
Gagalnya pencairan bansos PKH dan BPNT setelah penggantian kartu KKS bukanlah hal yang perlu ditakuti, asalkan KPM memahami prosedur dan penyebabnya.
Editor : Eka Rahmawati