Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hore Ada Gerbong Kereta Khusus Petani dan Pedagang di Rute Merak-Rangkasbitung, Cek Berbagai Fasilitasnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 2 November 2025 | 16:28 WIB
Kereta khusus bagi petani dan pedagang.
Kereta khusus bagi petani dan pedagang.

RADAR BOGOR - PT KAI Commuter Indonesia akhirnya segera menghadirkan kereta khusus bagi petani dan pedagang.

Gerbong Khusus Petani dan Pedagang telah disiapkan dan segera dioperasikan dalam waktu dekat.

Menurut VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, layanan Kereta Penumpang Kelas Ekonomi khusus petani dan pedagang akan mulai diimplementasikan pada lintas Commuter Line Merak dengan rute Stasiun Merak–Stasiun Rangkasbitung dan sebaliknya.

Gerbong khusus ini akan disatukan dalam rangkaian KRL Merak sebagai tahap awal realisasi konsep transportasi ramah pelaku usaha mikro, termasuk petani dan pedagang, di sektor perkeretaapian nasional.

Karina menjelaskan bahwa layanan tersebut merupakan inovasi transportasi yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus menjadi terobosan baru dari KAI Group.

Desain gerbong ekonomi ini dirancang secara khusus untuk menunjang aktivitas para petani dan pedagang.

Tempat duduk disusun sejajar dengan dinding kereta di sisi kiri dan kanan, sehingga memberikan ruang lebih luas bagi penumpang untuk menempatkan barang bawaan atau hasil dagangan.

Selain itu, pintu kereta dibuat lebih lebar guna mempermudah proses keluar-masuk barang.

KAI Commuter memastikan sarana transportasi baru ini telah memenuhi standar pelayanan minimum yang berlaku di sektor perkeretaapian nasional.

Gerbong khusus tersebut akan tersedia pada 14 perjalanan Commuter Line Merak setiap hari, dan hanya diperuntukkan bagi petani serta pedagang di wilayah Banten, mencakup daerah Serang, Lebak, Pandeglang, dan sekitarnya.

Layanan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha kecil menjajakan hasil pertanian dan dagangannya dengan lebih efisien.

Lebih lanjut, Karina menuturkan bahwa perjalanan Commuter Line Merak tetap akan beroperasi hingga Stasiun Rangkasbitung dengan satu kelas layanan, yaitu kelas ekonomi (K3) yang mendapat subsidi dari pemerintah.

Kereta khusus tersebut memiliki 73 tempat duduk dan akan melayani 14 kali perjalanan harian dari Stasiun Merak menuju Rangkasbitung, maupun arah sebaliknya.

Dengan berhenti di seluruh stasiun di lintasan tersebut, diharapkan layanan ini menjadi solusi transportasi yang mendukung rantai pasok, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ekonomi daerah.

Untuk penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Jakarta, tersedia sambungan Commuter Line Jabodetabek rute Rangkasbitung-Tanah Abang.

Namun demikian, KAI Commuter memberlakukan ketentuan khusus terkait barang bawaan.

Para petani dan pedagang tetap harus mengikuti aturan yang berlaku di layanan Jabodetabek.

Barang dagangan berukuran besar yang melebihi ketentuan hanya diizinkan pada kereta pemberangkatan pertama dari Stasiun Rangkasbitung menuju Jakarta atau wilayah sekitarnya. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#krl #rangkasbitung #pedagang #kereta #petani #merak